Do’a Cespleng Rasulullah, Do’a-do’a Mustajab yang Cepat dikabulkan Allah SWT
nujateng.com – Dalam kehidupan yang penuh ujian, setiap manusia tentu mengharapkan do’anya cepat dikabulkan oleh Allah SWT.
Ada kalanya kita berdoa’ lama, namun seakan belum juga mendapat jawaban.
Padahal, Rasulullah Saw telah mengajarkan beberapa do’a yang disebut “do’a cespleng” do’a mustajab yang langsung menembus langit, disertai jaminan dikabulkan oleh Allah SWT.
Do’a-do’a ini diriwayatkan dari para sahabat Nabi seperti Anas bin Malik, Ibnu Abbas, dan Buraidah radhiyallahu ‘anhum. Masing-masing doa memiliki keindahan lafaz, kedalaman makna dan kekuatan spiritual yang luar biasa.
1. Doa dari Anas bin Malik r.a
Ketika Anas bin Malik sedang bersama Rasulullah Saw, beliau mendengar seorang lelaki membaca doa:
> يَا بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ إِنِّي أَسْأَلُكَ
Yaa Badii‘as-samaawaati wal-ardhi, ya Hayyu ya Qoyyuum innii as’aluka.
Artinya:
“Wahai Pencipta langit dan bumi, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Berdiri Sendiri, aku memohon kepada-Mu.”
Rasulullah Saw bersabda:
“Tahukah engkau, dengan apa ia berdoa? Demi Allah, ia telah berdoa kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang jika digunakan untuk berdoa, pasti dikabulkan.”
(HR. Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad)
2. Do’a Sesudah Tasyahhud
Anas bin Malik r.a juga meriwayatkan, ada seorang lelaki membaca doa setelah tasyahhud:
> اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ
Allaahumma innii as’aluka bi anna lakal hamdu laa ilaaha illaa anta, badii‘as-samaawaati wal-ardhi, ya dzal-jalaali wal-ikroom, ya hayyu ya qoyyuum.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu. Bagi-Mu segala pujian, tiada ilah selain Engkau, Pencipta langit dan bumi, wahai Pemilik kemuliaan dan keagungan, wahai Dzat Yang Maha Hidup, wahai Dzat Yang Berdiri Sendiri.”
Rasulullah Saw bersabda:
“Dia telah berdoa kepada Allah dengan asma-Nya yang Mahatinggi, yang jika digunakan untuk berdoa pasti dikabulkan.”
(HR. Hakim)
3. Do’a Mohon Surga dan Perlindungan dari Neraka
> اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، الْمَنَّانُ، بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Allaahumma innii as’aluka bi anna lakal hamdu, laa ilaaha illaa anta, al-mannaan, badii‘as-samaawaati wal-ardh, ya dzal-jalaali wal-ikroom, as’alukal-jannata wa a’uudzu bika minan-naar.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan pengakuan bahwa hanya Engkau yang berhak dipuji, tiada ilah selain Engkau, Yang Maha Dermawan, Pencipta langit dan bumi, Pemilik keagungan dan kemuliaan. Aku memohon surga dan berlindung kepada-Mu dari neraka.”
Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya dia telah berdoa kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang jika digunakan untuk berdoa, pasti dikabulkan.”
4. Do’a Saat Menghadapi Kesulitan
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a:
> اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِلَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Allaahumma innii as’aluka bi laa ilaaha illaa anta, robbus-samaawaatis-sab’i wa robbul-‘arsyil-‘azhiim.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, tiada ilah selain Engkau, Rabb tujuh langit dan Rabb ‘Arsy yang agung.”
Do’a ini dianjurkan dibaca ketika seseorang mengalami kesusahan, ketakutan, atau tekanan hidup. Rasulullah Saw bersabda:
“Barang siapa berdoa’ dengan bacaan ini, maka doanya akan dikabulkan.”
(HR. Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad)
5. Do’a Berdasarkan Surat Al-Ikhlas
Dari Buraidah r.a, Nabi Saw mendengar seorang lelaki membaca do’a:
> اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، الْأَحَدُ الصَّمَدُ، الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Allaahumma innii as’aluka bi anni asyhadu annaka Antallaah, laa ilaaha illaa anta, al-Ahadu ash-Shomad, alladzii lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karena aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tiada ilah selain Engkau, Yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Mu.”
Rasulullah Saw bersabda:
“Sungguh, dia telah berdoa kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung, yang jika digunakan untuk berdoa’, pasti dikabulkan.”
Do’a-do’a cespleng Rasulullah bukan sekadar rangkaian kata, tetapi seruan hati yang penuh pengakuan akan keagungan Allah SWT.
Kuncinya bukan hanya pada lafaz, tetapi juga pada rasa tunduk, yakin dan berserah diri saat mengucapkannya.
Karena sesungguhnya, ketika hati benar-benar pasrah kepada Allah, maka setiap do’a akan menjadi cahaya yang naik menembus langit dan kembali turun membawa ketenangan serta jawaban terbaik dari-Nya.
Bacalah do’a-do’a ini dengan penuh keyakinan dan rasa harap.
Yakinlah, sebagaimana sabda Nabi Saw:
“Dia telah berdoa kepada Allah dengan asma-Nya yang jika digunakan untuk berdo’a, pasti dikabulkan.”
Semoga do’a-do’a cespleng Rasulullah Saw ini menjadi jalan terbukanya pertolongan Allah dalam setiap kesulitan hidup kita.
Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.***
