1 min read

Ini Makna Rezeki Halalan Tayyibah dari Habib Umar Muthohar di Islamic Centre Manyaran

SEMARANG – nujateng.com – Dalam lanjutan ceramahnya di Islamic Centre Manyaran, Semarang Habib Umar Muthohar menekankan pentingnya mencari dan mengonsumsi rezeki yang halal lagi baik (halalan tayyibah).

Menurut Habb Umar Muthohar, halal dan tayyib bukan hanya sekadar label makanan, tetapi juga menjadi cerminan kebersihan hati dan sumber keberkahan hidup seorang muslim.

Habib Umar menjelaskan dengan gaya khasnya yang sederhana namun penuh makna, bahwa segala sesuatu yang halal boleh kita makan, sementara yang haram wajib kita tinggalkan.

Habib Umar Muthohar memberi contoh ringan namun membekas di hati jamaah:

“Kalau dikasih ayam goreng, lalu ditanya, ini sembelihan siapa? Kalau dijawab ‘sembelihan Pak To’, berarti jelas halal — baru kita makan. Tapi kalau dijawab ‘ya’nah…’, artinya tidak jelas, ya jangan dimakan.”

Ungkapan “ya’nah” atau ora nggenah atau tidak jelas, yang biasa diucapkan Habib Umar Muthohar dengan logat khas dan senyum ramah, menjadi penegasan bahwa dalam urusan makanan, seorang muslim harus berhati-hati dan tidak sembarangan.

Ketidakjelasan sumber makanan bisa berakibat pada hilangnya keberkahan dan bahkan dapat memengaruhi perilaku seseorang.

Habib Umar Muthohar menekankan bahwa makanan yang haram atau tidak jelas asalnya dapat mengeraskan hati dan mempengaruhi akhlak, sedangkan makanan yang halal dan tayyib menjadi sumber kebaikan yang memancarkan cahaya iman dalam diri seseorang.

Beliau mengingatkan, bahwa segala sumber akhlak yang baik bersumber dari Rasulullah ﷺ, yang menjadi teladan utama bagi umat Islam dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam hal menjaga kehalalan rezeki.

Di akhir ceramahnya, Habib Umar Muthohar berdoa agar seluruh jamaah diberi kemampuan untuk selalu berhati-hati dalam mencari rezeki, menjaga kehalalan makanan, serta senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah saw dalam kehidupan sehari-hari. (Saifudin)

“Semoga kita semua diberi rizki yang halalan tayyibah, diberi hati yang bersih, dan dimudahkan untuk meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *