By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Perbedaan Barakallah dan Tabarakallah, Jangan Sampai Keliru Menggunakannya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Perbedaan Barakallah dan Tabarakallah, Jangan Sampai Keliru Menggunakannya
Artikel

Perbedaan Barakallah dan Tabarakallah, Jangan Sampai Keliru Menggunakannya

Tasir Alamsyah
Last updated: June 29, 2026 2:54 pm
Tasir Alamsyah
Published: June 29, 2026
Share
SHARE

nujateng.com – Di media sosial maupun dalam percakapan sehari-hari, kita sering menemukan ucapan Barakallah dan Tabarakallah.

Tidak sedikit orang yang menganggap kedua kalimat ini memiliki arti yang sama sehingga digunakan secara bergantian.

Padahal, dalam bahasa Arab dan penggunaannya dalam syariat Islam, kedua lafaz tersebut memiliki makna yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membantu kita mengucapkannya pada situasi yang tepat.

Arti Barakallah
Barakallah (بَارَكَ اللهُ) berarti “Semoga Allah memberikan keberkahan.”
Kalimat ini termasuk doa yang ditujukan kepada seseorang.

Karena merupakan doa, Barakallah diucapkan ketika kita mengharapkan kebaikan dan keberkahan dari Allah untuk orang lain.

Contohnya:
* Barakallah atas kelahiran putra pertama Anda.
* Barakallah, semoga usaha yang dijalankan semakin berkah.
* Barakallah fiik, semoga Allah selalu menjaga dan memberkahimu.
Dalam bentuk yang lebih lengkap, sering pula diucapkan:
بارك الله فيك (Barakallahu fiik) yang berarti “Semoga Allah memberkahimu.”

Arti Tabarakallah
Berbeda dengan Barakallah,

Tabarakallah (تَبَارَكَ اللهُ) berarti “Mahasuci Allah, Pemilik segala keberkahan.”
Ucapan ini merupakan bentuk pengagungan kepada Allah ketika melihat sesuatu yang indah, luar biasa, atau mengagumkan.

Fokusnya bukan mendoakan seseorang, melainkan mengakui bahwa semua keindahan dan keberkahan berasal dari Allah.

Contohnya:
* Tabarakallah, pemandangan alam ini begitu indah.
* Tabarakallah, hafalan Al-Qur’annya sangat baik.
* Masya Allah, Tabarakallah. Suaranya sangat merdu.

Kapan Mengucapkan Barakallah dan Tabarakallah?

Agar tidak keliru, berikut perbedaannya:
Gunakan Barakallah ketika:
* Mendoakan seseorang.
* Mengucapkan selamat atas suatu nikmat.
* Mengharapkan keberkahan dari Allah bagi orang lain.

Gunakan Tabarakallah ketika:
* Merasa kagum terhadap ciptaan Allah.
* Menyaksikan keindahan, prestasi, atau nikmat yang luar biasa.
* Mengingat bahwa semua keberkahan berasal dari Allah semata.

Dalil tentang Tabarakallah

Allah berfirman:
تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Mahasuci Allah yang di tangan-Nya segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al-Mulk: 1)

Ayat ini menunjukkan bahwa lafaz Tabaraka digunakan untuk mengagungkan Allah sebagai Pemilik seluruh keberkahan.

Kesalahan yang Sering Terjadi
Masih banyak orang yang mengucapkan Tabarakallah ketika sebenarnya ingin mendoakan seseorang.

Sebaliknya, ada pula yang menggunakan Barakallah hanya untuk mengungkapkan rasa kagum.
Meskipun niatnya baik, akan lebih tepat jika kita menggunakan setiap lafaz sesuai maknanya.

Ingin mendoakan? Ucapkan Barakallah atau Barakallahu fiik.
Ingin mengungkapkan kekaguman? Ucapkan Tabarakallah, Masya Allah, atau Subhanallah, sesuai konteksnya.

Islam mengajarkan adab dalam setiap ucapan, termasuk ketika mendoakan maupun mengungkapkan kekaguman. Memahami perbedaan Barakallah dan Tabarakallah membantu kita menggunakan kedua lafaz tersebut secara tepat sesuai maknanya.

Semoga Allah menghiasi lisan kita dengan ucapan yang baik, penuh doa, dan selalu mengingatkan hati bahwa setiap nikmat dan keberkahan berasal dari-Nya.***

You Might Also Like

Do’a Naik Kendaraan, Terjemahan dan Keutamaannya
KH Masykur: Ulama Perumus Pancasila dan Panglima Sabilillah, Pahlawan yang Satukan Iman dan Nasionalisme Indonesia
Buah Kebaikan Walaupun Hanya Menyingkirkan Gangguan dari Jalan Amalan Kecil, Pahala Besar
Kisah Imam Muhammad Abdul Baqi, Buah Kejujuran dan Misteri Kalung Mutiara yang Menjemput Jodoh
Agar Ingatan Tetap Tajam Diusia Tua, Inilah Doa Mustajab yang Bisa Diamalkan
TAGGED:BarakallahTabarakallah
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?