By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Reading: Tumpengan dan Doa Bersama, Wartawan, Pimred dan Penasihat nujateng.com di Nyatnyono Ungaran
Share
Font ResizerAa
Search
  • Beranda
  • Berita
  • Khutbah
  • Kolom
    • Artikel
  • Profil
    • Lembaga
    • Tokoh
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » Tumpengan dan Doa Bersama, Wartawan, Pimred dan Penasihat nujateng.com di Nyatnyono Ungaran
Berita

Tumpengan dan Doa Bersama, Wartawan, Pimred dan Penasihat nujateng.com di Nyatnyono Ungaran

Tasir Alamsyah
Last updated: December 27, 2025 1:17 pm
Tasir Alamsyah
Published: December 27, 2025
Share
SHARE

NUJATENG.COM – UNGARAN – Jajaran redaksi nujateng.com yang dipimpin langsung Pimred Ali Arifin menggelar acara doa bersama di Kantor DPW FKDT Jawa Tengah, kawasan Nyatnyono, Ungaran. Kegiatan diawali dengan shalat Dzuhur berjamaah, dilanjut doa bersama yang dipimpin Kyai Abdul Rohman.

Suasana doa terasa khusyuk, tapi selepas itu acara berubah hangat dan cair. Jamaah dan awak media larut dalam ramah tamah, diskusi ringan, dan guyon maton yang penuh makna.

Meski banyak tawa, pesan yang disampaikan tetap ngena dan menyentuh kehidupan sehari-hari.

Dalam obrolannya, Kyai Abdul Rohman membagikan cerita-cerita nyata jamaah mujahadah.

Ada yang tanahnya akhirnya laku, ada yang dimudahkan rezekinya berupa uang.

Namun beliau menegaskan, semua itu tidak untuk dibanding-bandingkan. “Rezeki sudah ada jatahnya masing-masing, jadi tidak perlu ngiri,” pesannya.

Salah satu cerita yang paling bikin jamaah tersenyum bahkan tertawa lepas adalah kisah kendi celengan.

Dikisahkan seorang penjual kendi yang awalnya menjual seharga Rp50 ribu, lalu dinaikkan jadi Rp100 ribu.

Tapi si penjual justru mengeluh ketika tahu pembelinya malah dapat uang sampai ratusan juta setelah kendi itu dipecah di rumah.

Sementara saat si penjual mencoba membanting kendi-kendi miliknya sendiri, isinya kosong semua.

“Itu gambaran orang yang kurang bersyukur,” ujar Kyai Abdul Rohman, disambut tawa jamaah.

Intinya, meski sudah untung, kalau masih melihat rezeki orang lain, hati tetap saja terasa kurang.

Ditambah guyon ala Mbah Dur tentang bakul celengan, suasana makin cair sampai awak media guyu lakak-lakak, tapi tetap pulang membawa pelajaran hidup.

Setelah puas berdiskusi dan guyon maton, jamaah kemudian melaksanakan shalat Ashar berjamaah.

Kegiatan ditutup dengan ziarah ke makam Mbah Hasan Munadi, sebagai bentuk penghormatan kepada para sesepuh sekaligus ngalap berkah lewat doa.

Kegiatan sederhana ini menjadi momen silaturahmi yang hangat, penuh tawa, tapi juga sarat makna tentang syukur, ikhlas, dan menerima ketentuan Allah dalam kehidupan sehari-hari.***

You Might Also Like

Miss Grand Tourism Indonesia, Alumni SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Meriahkan Puncak HUT ke-42
Kyai Lutfi Nur Hakim, Berbekal Nasihat dan Perintah Orang Tua Membangun Ponpes Raudhatul Jannah Al Hasany
Rumah Baca Purnama Banjarnegara Tampil di Festival Literasi 2025, Bawa Karya Anak Negeri ke Panggung Daerah
Haul ke-78 Kyai Haji Muhammad Fadlil Ungaran, Bakti Kepada Orang Tua sebagai Kunci Surga
Suasana Khidmat dan Kekeluargaan Warnai Aktivitas di Masjid Islamic Centre Jawa Tengah
TAGGED:Kanjeng Syekh Abdul Qodirkyai abdul rohmanMbah Hasan Munadinyatnyono
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Insider
  • Science
  • Technology
  • LifeStyle
  • Marketing

About US

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?