Rangkuman Ngaji Mauidhotul Mukminin: Akhlak Mulia Nabi Muhammad Saw yang Menyentuh Hati

Selasa, 3 Februari 2026
Oleh : DR. K.H. Fadlolan Musyaffa’, Lc., MA.
بسم الله الرحمن الرحيم
*إِغْضَاءُهُ صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْهِ عَمَّا كَانَ يَكْرَهُهُ*
Nabi Muhammad Saw Selalu Memejamkan Mata Dari Hal Yang Tidak Disuka
Nabi Muhammad Saw lembut dhahir batinnya. Kemarahan dan karelaannya nampak jelas di wajah beliau. Nabı Saw tidak pernah beradu mulut dengan siapapun tentang perkara yang tidak beliau suka. Suatu ketika ada orang _a’rabi_(arab badui) kencing di masjid di hadapan beliau hingga para sahabat hendak menghajarnya, namun kemudian beliau berucap: “Jangan kalian hentikan kencingnya, biarkan saja.”
Setelah selesai, beliau menghampiri orang tersebut dan berkata: “Sesungguhnya masjid-masjid seperti ini tidak layak dibuat untuk hal-hal seperti ini.”
Dari gambaran cerita di atas menunjukkan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin sebagaimana tercermin dari respons penuh kasih sayang Rasulullah ﷺ dalam menyikapi tindakan orang a’rabi tersebut.
*سَخَاؤُهُ وَجُوْدُهُ صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْهِ*
*Kedermawanan Nabi Muhammad Saw*
Baginda Nabi Muhammad Saw adalah orang yang paling dermawan. Terlebih saat bulan Ramadlan, beliau seperti angin lepas yang tidak pernah menahan apapun.
Sahabat Ali Ra berkata tentang kedermawan Nabi Saw:
كَانَ أَجْوَدَ النَّاسِ كَفَّا وَأَوْسَعَ النَّاسِ صَدْرًا وَأَصْدَقَ النَّاسِ لُهجَةً وَأَوْفَاهُمْ ذِمَّةً وَأَلْيَنَهُمْ عَرِيْكَةٌ وَأَكْرَمَهُمْ عُشْرَةً مَنْ رَآهُ بَدِيهَةً هَابَهُ وَمَنْ خَالَطَهُ مَعْرِفَةً أَحَبَّهُ يَقُوْلُ نَاعِتُهُ لَمْ أَرَ قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ مِثْلَهُ وَمَا سُئِلَ عَنْ شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا أَعْطَاهُ
“_Rasulullah Saw adalah pemilik telapak tangan yang paling dermawan, orang yang paling lapang dadanya, paling benar perkataannya, paling menepati janji, paling lemas badannya dan paling mulia sahabat-sahabatnya. Siapapun yang memandang beliau, maka langsung segan. Siapapun yang mengenal beliau, akan mencintainya. Orang yang ingin mensifati beliau, pasti ia akan berkata: “Aku tidak pernah melihat orang seperti beliau sebelum dan setelah beliau ini. Tidak pernah sama sekali beliau dimintai sesuatu kecuali beliau memberikannya._”
Ada seseorang yang mendatangi Nabi Muhammad Saw dan meminta sesuatu, kemudian beliau memberikan kambing yang banyaknya memenuhi tempat diantara dua bukit. Ketika seseorang itu kembali ke kaumnya, ia berseru pada mereka: “_Masuklah kalian semua ke agama Islam, karena sesungguhnya Muhammad telah memberikan semuanya seakan ia tidak khawatir akan menjadi faqir._”
والله أعلم باالصواب
