2 mins read

Ijazah MDTA di Brebes Memiliki  Nilai Point SPMB Setara Dengan Piagam Kejuaraan Kabupaten

Berdasarkan Keputusan Bupati Brebes Nomor 420/113 tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Sistem Penerimaan Murid  Baru pada Satuan Pendidikan Jenjang TK, SD dan SMP, tercantum bahwa nilai point Ijazah MDTA sebesar 20 point. Nilai point tersebut setara dengan piagam penghargaan juara tingkat kabupaten. Peningkatan nilai point tersebut menjadi bagian perhatian pemerintah kab Brebes kepada pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga moral dan akhlak  generasi bangsa.

Selaku Ketua Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( DPC FKDT) Kab Brebes menghaturkan terima kasih kepada Ibu Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma,MM yang telah merespon usulan dari komunitas Madrasah Diniyah Takmiliyah kurang lebih setengah tahun yah lalu. Hal ini menjadi bukti keseriusan dan kesungguhan Pemkab Brebes untuk meningkatkan perhatian kepada Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kab Brebes.

 ” Kami mewakili seluruh guru MDTA ( Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah ) se Kab Brebes menghaturkan terima kasih kepada Ibu Bupati Brebes, Hj Paramitha Widya Kusuma yang telah menaikkan point ijazah MDTA menjadi 20 point setara dengan piagam penghargaan juara tingkat kabupaten. Hal ini menjadi peningkatan perhatian Pemkab Brebes kepada eksistensi MDT. Dengan penambahan nilai point ijazah  MDT tentu akan berdampak terhadap murid murid MDT semakin bertambah. Hal tersebut karena ijazah MDT menjadi bagian lampiran dalam SPMB ( Seleksi Penerimaan Murid Baru ) yang memiliki nilai point sebesar 20,” kata Akhmad Sururi saat ditemui di kantor DPC FKDT Kab Brebes Jl Yos Sudarso, Jumat 16 April 2026.

Sururi mengungkapkan bahwa eksistensi MDTA di  Brebes dengan jumlah 718 lembaga memiliki peran penting dalam mewujudkan generasi yang berakhlak mulia dan memiliki karakter keagamaan yang kuat. Insiden tawuran pelajar beberapa kali sampai menewaskan pelajar dari Bulakamba disebabkan lemahnya pendidikan keagamaan yang dimiliki oleh mereka. Agama sesungguhnya mengajarkan moral dan akhlak. Dengan kekuatan moral dan akhlak untuk generasi bangsa tentu tidak akan terjadi tindakan kriminalitas termasuk tawuran dan lainnya.

Oleh karena itu kehadiran MD, menurut Akhmad Sururi sangat penting di tengah tengah masyarakat. Dengan pembekalan ilmu agama Islam sejak dini maka memasuki remaja akan memiliki pondasi moral dan akhlak yang kuat, sehingga tidak mudah terpengaruh atau terpancing kepada tindakan kriminalitas.

Di tempat terpisah mewakili Tim Fasilitasi Pengembangan MDT dari Kementerian Agama Kab Brebes,KH Dr Akrom Jangka Daosat menghaturkan terima kasih kepada Pemkab Brebes dalam hal ini Hj Paramitha Widya Kusuma selaku Bupati Brebes yang telah menaikkan nilai point ijazah MDTA. Sungguh ini.menjadi bukti nyata bahwa Bupati Brebes memiliki komitmen yang kuat untuk memperkuat pendidikan keagamaan di Kab Brebes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *