1 min read

Kyai Fadlolan Perkuat Kemandirian Pesantren Melalui Strategi Networking dan Silaturahmi Kepada Tokoh

DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A., melaksanakan sejumlah agenda strategis dalam rangka penguatan kelembagaan, kemandirian pesantren, pengembangan pesantren.

 

Depok — Pengasuh Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan (PPFF) Pesantren Bilingual Berbasis Karakter Salaf Semarang, DR. KH. Fadlolan Musyaffa’, Lc., M.A., melaksanakan sejumlah agenda strategis dalam rangka penguatan kelembagaan, kemandirian pesantren, pengembangan pesantren.

 

Salah satu agenda utama merupakan kunjungan ke kantor Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) dan juga berkoordinasi dengan Direktur PD-Pontren Kemenag RI terkait Ma’had Aly Fadhlul Fadhlan Strata 1 (S-1).

 

kunjungan ke kantor Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis)

 

Selain itu, Kyai Fadlolan juga melaksanakan ziarah ke makam KH. A. Hasyim Muzadi di kompleks Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Depok, sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh ulama internasional.
KH. A. Hasyim Muzadi merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah berdirinya PPFF. Kyai Hasyim Muzadi, turut hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan PPFF dan sangat ihlas dalam berdoa peletakan batu pertama.

 

Kyai Fadlolan juga melaksanakan ziarah ke makam KH. A. Hasyim Muzadi di kompleks Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Depok

Dalam agenda roadshow Kyai Fadlolan, juga diskusikan banyak hal yang terkait pengembangan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) di Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok yang ada kemungkinan bisa diturunkan menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk diterapkan di PPFF dalam waktu dekat sebagai upaya penguatan tata kelola zakat infaq sedekah yang bisa lebih berdaya guna di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

 

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan agenda lanjutan dari acara Halal Bihalal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP). Biasanya Kyai Fadlolan selalu memanfaatkan waktu dalam satu kunjungan bisa membuat agaenda yang paralel di beberapa tempat dalam waktu yang beriringan, sehingga manajemen waktu dan prioritas menjadi lebih berdaya guna. (6/
/4/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *