Ribuan Santri Brebes Berangkat ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri

BREBES – nujateng.com – Seribu lebih santri Brebes berangkat ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dengan menggunakan 22 armada bus. Rombongan 22 bus tersebut berangkat dari beberapa titik di wilayah Kab Brebes. Untuk Brebes wilayah barat di Ketanggungan, Kesana dan Kluwut Bulakamba. Wilayah Brebes Tengah dan Pantura berangkat dari UNMUS ( Universitas Muhadi Setia Budi ), Pal Gamprit Rengaspendawa, masjid At Taqwa Jagalempeni dan Exit Tol Brebes Timur. Adapun dari Brebes Selatan berangkat dari KIC ( Kanzul Ilmi Center ) Talok Bumiayu.
Selaku Penasehat Santri Brebes di Lirboyo, Akhmad Miftahusalam menginformasikan bahwa jumlah santri yang berangkat pada hari Jumat malam Sabtu, 3 April 2026 sejumlah 1085 terdiri dari , santri putra 716 dan santri putri 369. Jumlah tersebut masih terus bertambah karena ada beberapa titik pemberangkatan yang belum menyetorkan data peserta. Diperkirakan ada 2 armada bus yang belum menyetorkan data santri yang berangkat pada gelombang pertama.
” Pemberangkatan untuk gelombang pertama mencapai 22 armada bus. Adapun gelombang kedua dan ketiga tidak sebanyak ini, dan biasanya selang beberapa Minggu dan bulan berikutnya. Mereka biasa santri baru yang ikut pemberangkatan gelombang dua dan ketiga,” kata Akhmad Miftahusalam.
Sementara itu pada saat pelepasan pemberangkatan santri Lirboyo di wilayah Kec Wanasari Kab Brebes, Ketua PAC HIMASAL Wanasari menyampaikan pesan kepada seluruh santri Lirboyo wilayah Kec Wanasari.
” Malam ini adalah malam yang penuh kebahagiaan, karena santri Lirboyo akan kembali belajar di Pondok Pesantren Lirboyo setelah liburan di rumah. Selamat perjalanan jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga adab sebagai santri. Saat kembali di Pesantren jangan pernah berhenti untuk mendoakan orang tua di rumah,” pesan Akhmad Sururi.
Di hadapan santri Lirboyo yang sudah duduk di bus untuk wilayah Kec Wanasari, Sekretaris MWC NU Wanasari menegaskan agar saat kembali di Pesantren berfokus kepada pelajaran di Pesantren, sholat malam, riyadah dan ziarah makam Pendiri dan Masyayekh Lirboyo Kediri. Orang yang mencari ilmu dengan riyadah hasilnya berbeda dengan tanpa riyadah.
Dalam kesempatan pelepasan yang berlangsung di depan masjid At Taqwa Jagalempeni , bertindak sebagai pemimpin doa Kyai Imam Ghozali, dewan Penasehat Himpunan Alumni Santri Lirboyo ( HIMASAL ) Kab Brebes. Di titik pemberangkatan wilayah Wanasari tengah bertindak sebagai pemimpin doa , KH Makdori.
