PR NU Sendangdawung Gelar Pengajian untuk Peringati Tahun Baru 1444 Hijriah

1
6703
potret saat Kiai Marzuki memberikan tausiyah. sumber: pcnukendal.com
Iklan

Kendal, nujateng.com – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Sendangdawung menggelar pengajian dan santunan anak yatim untuk memeringati tahun baru 1444 Hijriah Minggu, (14/8) di Mushola Al Huda.

Pada pengajian tersebut anak yatim piatu yang disantuni sebanyak 23 anak. Di samping memberikan santunan kepada anak yatim, PR NU Sedawung juga memberikan sumbangan untuk 20 duafa dengan memberikan bingkisan dan uang.

Pengajian tersebut menghadirkan Ketua Tnfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Kiai Marzuki Mustamar. Kiai Marzuki ketika tausiyah menyampaikan tentang sejarah dan peristiwa yang terjadi ketika Muharram.

Salah satu yang disampaikan adalah tentang kisah pembunuhan cucu Nabi Muhammad SAW yakni Sayyidina Husein sewaktu di Karbala. Kiai Marzuki menuturkan, untuk memperebutkan kekuasaan seeorang tak segan untuk membunuh cucu Nabi Muhammad SAW.

“Kejadian tersebut menjadi kepedihan serta luka bagi umat islam. Kira-kira begitulah perasaan seorang anak yatim yang ditinggal orang tuanya. Lalu untuk menghiburnya kita memberi harta dan membuat kegiatan yang bisa membuat mereka (yatim piatu) merasa senang,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Sabiilu Rosyad, Gasek, Malangtersebut mengingatkan agar warga NU tidak mudah terpengaruh dengan kiai yang muncul di media sosial seperti youtube.

“Jangan mudah percaya dengan ustadz atau kiai yang bermunculan di youtube. Terlebih mudah membid’ah-kan, mengkafirkan orang lain yang tidak sepaham dengan kelompoknya,” ungkap Kiai Marzuki.

(SRC: pcnukendal.com/ed. Sidik Pramono)