PAC Patebon Gelar Pesantren Siber

2
1327
7 golongan yang didoakan malaikat
ilustrasi sumber: freepik
Iklan

Kendal nujateng.com Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Patebon gelar “Pesantren Siber” di Pondok Pesantren Al Musthofa Daarudz Dzakirot dan MDA NU 01 Miftahul Athfal Desa Pidodo Wetan Patebon, Kendal pada Sabtu hingga Ahad, (30-31/07/2022).

Di acara pesantren siber, Khodimul Ma’had Pondok Pesantren Al Musthofa Daarudz Dzakirot KH. Muhammad Ahmad Badrut Tamam menyitir salah satu kaidah tentang memelihara tradisi lama.

Muhafadzatu ala al-qadimi ash-shalih wa al-akhdzu ala al-jadid al-ashlah. Kaidah ini memberikan penekanan pada pemeliharaan tradisi yang relevan dari masa lampau dan mengambil hal baru yang lebih baik,” tuturnya.

Senanda dengan KH. Muhammad Ahmad Badrut Tamam, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal, Misbakhul Munir di era dulu dan kini memiliki tantangan yang berbeda. 

Bagi Misbakhul Munir pesantren siber bagian dari menambah pengetahuan seperti kandungan Surat Ar Rahman ayat 33.

“Sudah saatnya kader Ansor Banser beradaptasi di tengah laju era digital 4.0  untuk mempertahankan aqidah,” tegas Misbah.

Jalan Pesantren Siber

Pemateri Pesantren Siber, Departemen Media dan Siber PW GP Ansor Jawa Tengah Aji Ervanto memaparkan materi pengelolaan website. Aji mengajak peserta praktek mengelola laman dan desain grafis dan content creator

Materi kedua diisi oleh Redaktur Tribun Jateng, M Nur Huda mengenai produk jurnalistik dan memompa semangat menulis peserta.

“Produk jurnalistik sangat krusial dan dapat digunakan untuk menulis kegiatan organisasi, profil tokoh GP Ansor dan NU,  ulasan kajian fiqh, dan politik isu berkaitan dengan kontra narasi yang menyudutkan NU maupun GP Ansor,” terang Nur Huda. 

Materi ketiga, teknik fotografi dan videografi untuk konten di dunia digital Dhani Setiawan. 

Kehadiran Kader NU

Anggota DPRD Kabupaten Kendal, Kholid Abdillah juga hadir dan memberikan dukungan kegiatan memberikan pesan kepada kader Ansor yang mengikuti pesantren siber agar bisa menjadi pasukan yang militan bagi organisasi Ansor dan NU di dunia digital.

“Harapannya acara ini akan ada tindak lanjut dan diadakan kelas-kelas pelatihan seperti ini lagi sebanyak mungkin untuk kader-kader Ansor,” pungkasnya.. 

Dalam acara tersebut dihadiri Syuriyah dan Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Patebon, PR NU Ranting Pidodowetan, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, dan dewan penasehat PAC GP Ansor Kecamatan Patebon.

Kegiatan ini diikuti peserta dari perwakilan dari 19 ranting dan banser di kecamatan Patebon.(Kontributor: Muhammad Kridaanto/Red: Rais)