Bupati Kudus: Generasi Muda NU Penerus Perjuangan Ulama

1
2008
Bupati Kudus Generasi Muda NU Penerus Perjuangan Ulama
Bupati Kudus Generasi Muda NU Penerus Perjuangan Ulama
Iklan

Kudus nujateng.com Bupati Kudus Hartopo mengingatkan generasi muda Nahdlatul Ulama untuk meneruskan perjuangan ulama dengan sinergitas untuk berkontribusi pada negeri.

Ungkapan itu disampaikan pada apel Nahdlatul Ulama (NU) Kick Off hari lahir satu abad NU, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (7/8/2022).

Bagi Hartopo, peran NU dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“NU sudah bersinergi mewujudkan Kabupaten Kudus yang modern, religius, cerdas, dan sejahtera,” ungkapnya.

Bupati Kudus menyampaikan pembangunan NU Center jadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kudus.

“Pembangunan ini akan menyempurnakan sinergitas NU dan Pemkab Kudus,” tuturnya.

Pengabdian Pada Bangsa

Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus, Samani Intakoris sampaikan momentum satu abad NU untuk membangkitkan agama dalam bentuk kesalehan individu dan sosial.

“Kebangkitan agama dalam bentuk peningkatan iman dan takwa, maupun kebangkitan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Samani Intakoris akan berupaya mendorong pelaku UMKM mampu bersaing dalam digitalisasi pemasaran. Produk-produk unggulan akan disampaikan kepada Bupati Kudus.

Ketua PCNU Kudus KH Asyrofi Masyitho mengungkapkan rangkaian harlah NU akan berlangsung hingga bulan Rajab.

“Fokus NU yakni mendidik dan membina generasi penerus NU guna berkontribusi nyata pada bangsa,”.tuturnya.

Serba-Serbi Apel

Apel kali menghadirkan 100 orang pesilat Pagar Nusa, bazar UMKM, dan berbagai macam perlombaan untuk Pelajar NU.

“Forum kali ini dapat digunakan untuk silaturahmi sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan berkarya,” ungkap Mawar.

Terkait bazar, Mawar berharap dapat menjadi momentum bagi geliat kebangkitan UMKM yang pernah lesu pascapandemi.

“Ini termasuk upaya membangkitkan lagi perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM pasca terdampak pandemi,” katanya. (Src: Humas Jaten. Red: 002)