Bacaan Doa Bagi Saudara yang Tertimpa Musibah dan Bencana: Arab, Latin & Artinya

2
894
Bacaan Doa Bagi Saudara yang Tertimpa Musibah dan Bencana: Arab, Latin & Artinya
Bacaan Doa Bagi Saudara yang Tertimpa Musibah dan Bencana: Arab, Latin & Artinya. Sumber gambar: mandalapos.com
Iklan

nujateng.com GUNUNG Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (4/12/2021) siang. Erupsi yang berlangsung sejak pukul 13.30 WIB  lalu meningkat hingga pukul 15.00 WIB. 

Berdasarkan pantauan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, Australia pada pukul 09.25 UTC atau pukul 16.25 WIB, material erupsi membumbung hingga ketinggian hampir 40.000 feet atau di kisaran lebih dari 12 kilometer, merujuk peringatan yang dilansir

Musibah tersebut menjadi alarm bagi umat manusia bahwa segala sesuatu merupakan kehendak Allah SWT. Saat musibah terjadi, Rasulullah mengajarkan, saat saudara tertimpa musibah agar membaca doa berikut ini:

إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها

Latin: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.

Artinya:  “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

Doa ini tercantum dalam hadits Shahih Muslim yang artinya barangsiapa membaca doa tersebut, niscaya Allah akan memberinya pahala dalam musibahnya dan memberinya ganti yang lebih baik daripadanya.

Doa saat mendengar saudara tertimpa musibah

Doa ketika tertimpa musibah yang diajarkan Nabi Yunus

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

latinnya: “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin.”

Artinya: “Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Allah. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri dan aku termasuk golongan orang yang zalim.”

Kedua doa dapat dibaca saat mendengar saudara tertimba musibah atau bencana.

Referensi Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir