Selama Ramadan PP Fatanugraha Studi Intensif Al-Qur’an

0
18629

Wonosobo, nujateng.com – Di bulan Ramadan Santri PPs AP Fatanugraha Wonosobo adakan kegiatan Studi Al-Qur’an Intensif Ramadan 1442 H/2021 M dan ngaji pasanan kitab ulama’ nusantara Tanqihul Qoul Karya Mbah Nawawi Al-Bantani.

Ramadan kali ini, Pesantren Fatanugraha Wonosobo tetap melaksanakan proses belajar mengajar meski masih di tengah suasana Pandemi. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang berlangsung secara daring, namun pada tahun ini, suasana Ramadan di PPs AP Fatanugraha kembali laksanakan secara tatap muka sesuai protokol kesehatan.

Para Santri yang kurang lebih berjumlah 60 beserta beberapa tenaga pengajar pun ikut laksanakan ngaji pasanan di PPs AP Fatanugraha Wonosobo selama 25 hari, terhitung sejak tanggal 2 Ramadan (14/04) lalu. Mengingat fokus kegiatan pada bulan suci ini adalah mengaji, maka seperti hari-hari biasa, kajian berbagai kitab kuning digalakkan secara lebih intensif.

 Ada beberapa kitab yang menjadi bahan kajian utama dan memang hanya dikaji selama ramadan ini atau biasa kita sebut dengan ngaji pasanan, yakni Kitab Tanqihul Qoul, Ilmu Tafsir, dan Jazariyah. Ketiganya dikaji langsung oleh Pengasuh PPs AP Fatanugraha Wonosobo, KH. Ahmad Muzan M. Pd.I selama ramadan kali ini.

Sebagai rutinitas yang telah dilaksanakan di setiap bulan puasa oleh PPs AP Fatanugraha ini, tahun kali ini program Study Intensif Al-Qur’an menjadi kegiatan yang ditunggu di setiap tahunnya. Kegitan yang menggunakan metode ceramah, diskusi, dialog dan praktik ini bertempat di Asrama Pelajar Fatanugraha Kauman Wonosobo.

Acara yang berlangsung selama tiga minggu tersebut bertujuan untuk mendasari para pelajar tentang metodologi mempelajari  islam melalui kitab kuning pada tingkat dasar serta ilmu pengetahuan Islam. Disamping itu juga dimaksudkan menanamkan aqidah Ahlussunah wal Jama’ah sejak dini yang pada gilirannya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dan mampu mendialogkan dengan realitas kehidupan.

Kegiatan Studi Al-Qur’an Intensif juga dimaksudkan untuk menanamkam kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan membaca, memahami serta mengamalkan, melalui kajian terhadap tafsir. Sesuai dengan tema kegiatan tersebut, Al-Qur’an itu dibaca, difahami dan diamalkan.(Luluk B/005)