NU Selalu Mendoakan Pemerintah RI

0
3191
Rapat Koordinasi Banom PWNU Jateng. Foto: Dokumentasi

Semarang, nujateng.com – NU berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka, yakni sejak tahun 1926 dan para pendirinya ikut memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankannya,  namun NU selalu patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia ini. Pandangan tersebut diucapkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, HM Muzamil, disela-sela acara Rapat koordinasi peningkatan mutu Badan Otonom dan Lembaga Nahdlatul Ulama di hotel Muria, Sabtu (28/11/2020).

Lebih lanjut Muzamil mengatakan bahwa, hubungan NU dan pemerintah bersifat dinamis, selalu mendorong dan mendo’akan agar pemerintah RI komitmen dalam menjalankan teks proklamasi, pembukaan dan batang tubuh UUD 1945.

“Kita berharap kepada aparatur pemerintah agar berusaha maksimal untuk mencapai tujuan bernegara, yakni terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur,” tegasnya.

Kedudukan aparatur pemerintah adalah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Dengan demikian pemerintah wajib mewujudkan keseimbangan antara memperkuat kedudukan negara dan memperkuat kehidupan masyarakat. Untuk itu demokrasi bidang politik juga harus diikuti dengan demokratisasi bidang ekonomi sehingga terwujud adanya keadilan dan kemakmuran.

Karena itu, birokrasi sebagai representasi alat negara tidak boleh hanya berpikir dan bertindak teknis prosedural, namun juga harus mampu menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara untuk kebaikan dan tercapainya tujuan bernegara.

“Idealnya pejabat karir pada pemerintahan harus mampu memberikan masukan yang objektif kepada pejabat publik untuk memperkuat keseimbangan antara negara dan masyarakat,” tandasnya.

Sebab, pejabat karir yang lebih lama dipemerintahan lebih menguasai data tentang potensi, kelemahan, ancaman dan tantangan negara tercinta. Sementara pejabat publik lima tahun sekali dipilih melalui pemilu, sehingga pejabat karir harus profesional untuk memberikan penguatan negara guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“NU sebagai kekuatan masyarakat siap memberikan masukan dan dukungan kepada pemerintah selama pemerintahan berorientasi memperkuat visi dalam mencapai kemaslahatan umum,” tegas Muzamil. (Atsnal Lathif/003)