PCNU Kabupaten Pati Akan Gelar Madrasah Literasi Aswaja

0
328
PCNU Kabupaten Pati
PCNU Kabupaten Pati

Pati, nujateng.com– Madrasah Literasi Aswaja adalah program baru yang diprakasai oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati, yang digagas oleh Dr. Jamal Makmur Asmani. Menggandeng LTN NU (Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama), LBM NU (Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama), RMI NU (Rabithah Ma’ahid al Islamiyah Nahdlatul Ulama), LDNU (Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama), IPNU IPPNU( Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama).

Program ini digagas bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi publik tentang urgensi memahami Aswaja an- Nahdliyyah di tengah kepungan ideologi liberalisme dan fundamentalisme.

“Madrasah adalah nama khas NU. Literasi karena mendorong warga NU, khususnya kader-kader muda, supaya melek pengetahuan dan informasi dengan aktif membaca, menulis dan diskusi, Aswaja karena ini adalah inti perjuangan NU,” ungkap Dr. Jamal Ma’mur Asmani

Karena masih dalam masa pandemi, pelaksanaan program ini dilakukan secara daring atau virtual melalui media sosial. Ini mempermudah para Nahdliyyin untuk turut berpartisipasi mensukseskan program ini. Nantinya, program ini akan dilaksanakan seminggu sekali persisnya.

“Ya, Covid-19 membuat kita melakukan transformasi komunikasi, termasuk transfer ilmu. Ini berkah. Ada lompatan teknologi untuk dakwah ilmu. Program ini semoga terus berjalan tanpa dibatasi waktu karena kebaikan harus terus dinyalakan. Insya Allah Madrasah. Literasi Aswaja akan dilaksanakan perminggu.” Lanjutnya

Sementara itu, K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, saat dilaunchingnya Madrasah Literasi Aswaja berharap semoga menjadi embrio bagian dari program Aswaja Center Pati.

Madrasah Literasi Aswaja terfokus pada materi pendekatan Aswaja dengan tujuan merawat gerakan-gerakan Aswaja an-Nahdliyyah di tengah masyarakat atau merespon kondisi saat ini dengan pendidikan Aswaja. NU punya stok SDM yang melimpah yang harus dimanfaatkan untuk mencerahkan umat dan bangsa. Program ini akan berlangsung selama kurang lebih 4 bulan lamanya. (Rep: Yaroh/Ed: 011)