Muhtar Nuha: NU Organisasi Keagamaan, Bukan Parpol

0
4393
Muhtar Nuha: NU Organisasi Keagamaan, Bukan Parpol
Muhtar Nuha: NU Organisasi Keagamaan, Bukan Parpol

Rembang nujateng.com Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Rembang, Muhtar Nuha menegaskan, bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan. Pun ia menegaskan, bahwa NU bukanlah organisasi partai politik.

“Jadi NU itu tidak sebuah organisasi partai politik. NU itu organisasi sosial keagamaan,” kata Muhtar kepada wartawan di sela kegiatan launching Sisnu dan KARTANU, di kompleks Gedung Haji Rembang, Sabtu (22/8/2020).

Meski demikian, Muhtar menyebut, dalam kontestasi Pilkada Rembang 2020 mendatang jika muncul kader terbaik NU, sudah menjadi keniscayaan bagi Nahdliyin untuk mendukung secara pribadi, bukan atas nama organisasi NU.

“NU itu, semuanya adalah warga NU. Urusan kemudian warga NU punya kader yang dicalonkan sekedar jadi Bupati atau wakil Bupati, adalah keniscayaan kalau kemudian kita berkewajiban untuk mengusung mereka. Tapi secara organisatorik, sama sekali tidak ada hubungannya,” paparnya.

“Ini bukan kegiatan politik, tapi apa salahnya kalau kemudian kawan-kawan ini memilih kader-kader yang duduk di berbagai posisi. Posisi apapun, kepala desa, camat, Bupati, dan lagi ramai-ramainya aja 2020 ini Pilkada,” lanjutnya.

Dia tak memungkiri, nama NU kemudian sempat dicatut dalam kontestasi politik, utamanya pada Pilkada Rembang 2020 mendatang. Ia pun mengingatkan, bahwa NU adalah organisasi pengayom masyarakat.

“Karena NU itu menjadi pelindung mereka, justru dilawan mereka sendiri. Ini kan aneh, maka dari keanehan ini kami menangkap, mereka perlu belajar dari Kiai NU,” terangnya.

“Kita melindungi siapapun. kalau kita punya kader terbaik maju di Pilkada. Ya sudah secara pribadi ayo kita dukung,” pungkasnya. [SRC: NU Rembang]