Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Corona di Masyarakat

0
1149

nujateng.com Kemungkinan stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap pasien Covid-19 berdampak ketika ia meninggal dunia, sehingga tidak mendapatkan perawatan sebagaimanan mestinya.

Masyarakat sebenarnya tidak perlu khawatir akan tertular virus Covid-19 saat memandikan jenazahnya. Asalkan mematuhi aturan yang berlaku dan proses pemulasaran (tahziz) jenazah yang terjangkit Covid-19 mulai dari memandikan, mengafani, menyolati dan memakamkan wajib memenuhi ketentuan-ketentuan syariat sebisa mungkin.

Menurut Kitab Kifayah al-Akhyar (1/159) hukum pemulasaran jenazah adalah fardhu kifayah.

لا جلاف أن الميت المسلم يلزم الناس القيام بأمره في هده الأربعة والقيام بهده الأربعة فرض كفاية بالإجتماع

Tidak ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama bahwa masyarakat wajib melakukan tajhiz (pemulasaran) terhadap jenazah muslim yang meliputi empat hal, yaitu memandikan, mengafani, menyolati dan memakamkannya. Pelaksanaan empat hal ini hukumnya adalah fardhu kifayah berdasarkan ijma’ ulama

Pemulasaran terhadap jenazah yang terjangkit Covid-19 wajib memenuhi hal-hal berikut :

  1. Dalam memandikan jenazah, setelah menggunakan disinfektan, jenazah harus dibasuh dengan air yang suci-mensucikan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan tiga (tiga) wadah air. Wadah pertama berisi air bercampur disinfektan, wadah kedua berisi air suci-mensucikan sebagai pembilas agar mendapat keabsahan pemandian jenazah, dan wadah ketiga berisi air yang di campur disinfektan.
  2. Dalam menguburkan jenazah di liang kubur benar-benar menghadapkannya ke arah kiblat yang dilakukan dengan cara :
  3. Meletakkan jenazah dalam peti dengan posisi miring ke kanan dan diupayakan tidak berubah hingga sampai ke liang kubur
  4. Meletakkan jeanzah dalam peti yang seukuran pas tubuh, jenazah, dan ketika sampai di liang kubur, peti dimiringkan menghadap kiblat.

Demikian cara pemulasaran jenazah yang terjangkit Covid-19.

*Disadur dari hasil Keputusan Bahtsul Masail Syuriah PWNU Jawa Timur tentang Covid-19 Nomor : 643/PW/A-II/L/III/2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.