Langkah Ikhtiyar Banser Sidorejo , Cegah Covid19

0
413

Batang nujateng.com Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Sidorejo Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang melakukan aksi tanggap cepat sebagai langkah ikhtiar pencegahan virus korona (covid19).

Para anggota Banser bersama perangkat desa setempat didampingi Koramil Warungasem melakukan penyemprotan disinfektan kesejumlah sarana ibadah dan fasilitas umum, mulai dari masjid, mushola, madrasah dan sekolah pada, Ahad (22/03) pagi.

Ketua Gerakan pemuda Ansor (GP Ansor) desa Sidorejo, Ifan Maulana, mengatakan langkah aksi tanggap cepat merupakan ikhtiar pencegahan. Dengan penyemprotan disinfektan, terang dia, virus korona tidak menyebar di daerahnya dan Kabupaten Batang khususnya dan sekitarnya.

“Dengan langkah itu, kami sebagai Banser harus ikut serta dalam pencegahan untuk membantu pemerintah desa setempat,” kata dia.

“Di desa kami sendiri ada beberapa sasaran yaitu 20 tempat ibadah, 4 masjid dan 16 mushola. Sedangkan madrasah ada 3 tempat, di tambah sekolah umum ada 3 tempat. Dengan itu kami membagi beberapa kelompok, masing masing ada 2 orang dalam tugas penyemprotan,” ucap dia.

Selain itu, sebelum proses penyemprotan disinfektan Banser juga terlihat membersihkan karpet.

“Kami juga menggulung karpet yang sebelumnya kami bersihkan terlebih dengan alat pembersih debu,” tambahnya.

Choirul Amar sebagai tokoh muda masyarakat Sidorejo, sangat terbantu dengan kesiapan anggota Banser. Menurutnya Banser selau siap, sigap dan cepat soal wabah virus covid19 ini.

“Sesuai dengan intruksi pemerintah Kabupaten Batang, mulai Sabtu kemarin secara serentak melaksanakan desinfektan di ruang publik, tempat ibadah, perkantoran, pasar hingga sampai dengan tingkat RT untuk pencegahan, ” tuturnya.

Dirinya pun mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Ia juga mengimbau pada para pemuda agar jangan ada rasa ketakutan tentang virus covid19 yang membuat daya imun turun.

Baca Juga  LKKNU Kab. Pekalongan Sosialisasikan BPJS

“Kita sama sama ikhtiar secara medis maupun do’a, biar kita semua terhindar dari wabah ini. Untuk penyediaan alat dan bahan disinfektan telah di sediakan oleh pemerintah desa, yang di pasok dari pihak kecamatan Warungasem,” beber Choirul.

Berdasarkan penelusuran https://corona.jatengprov.go.id monitoring data virus covid19 di wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada update terakhir ahad 22 Maret 2020, pukul 09.04 WIB, secara keseluruhan persebaran Corona, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.416, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 165 orang.

Selain itu, ada 14 kasus positif Covid-19, yakni 11 orang masih menjalani perawatan dan 3 orang meninggal dunia.

Secara rinci di kabupaten Batang sendiri berjumlah 12 ODP, sedangkan PDP dan Positif covid19, Nihil. (Rep : Rahman Jaya/Ed: Rs-011)