Jejak Langkah Kiai Hasyim Asya’ari (Bag.1)

0
321

Oleh : Mahlail Syakur Sf. (Ketua LTN PWNU Jawa Tengah)

Hari ini adalah tanggal 14 Februari yang disinyalir sebagai hari kelahiran KH. Hasyim Asy’ari pada tahun 1871. 

Putra ketiga dari 11 bersaudara. Ayahnya bernama Kyai Asy’ari, pemimpin Pesantren Keras yang berada di bagian selatan Kota Jombang. Ibunya bernama Halimah. Dari garis ibu, Hasyim merupakan keturunan kedelapan dari Jaka Tingkir (Sultan Pajang).

Sementara beberapa sumber lain menerangkan bahwa K. H. Muhammad Hasyim Asy’ari dilahirkan pada tanggal 10 April 1875 (24 Dzulqaidah 1287H) dan wafat pada 25 Juli 1947.

Kakeknya, Kyai Utsman memimpin Pesantren Nggedang, sebelah utara Jombang. Sedangkan ayahnya sendiri, Kyai Asy’ari, memimpin Pesantren Keras yang berada di sebelah selatan Jombang. Dua orang inilah yang menanamkan nilai dan dasar-dasar Islam secara kokoh kepada Hasyim.

Silsilah beliau, melalui Sunan Giri (Raden Ainul Yaqin) K.H. M. Hasyim Asy’ari memiliki garis keturunan sampai dengan Rasul Allah saw. dengan silsilah sebagai berikut: 

  • Sunan Giri (Raden Ainul Yaqin)
  • Abdurrohman / Jaka Tingkir (Sultan Pajang)
  • Abdul Halim (Pangeran Benawa)
  • Abdurrohman (Pangeran Samhud Bagda)
  • Abdul Halim
  • Abdul Wahid
  • Abu Sarwan
  • K.H. Asy’ari (Jombang)
  • K.H. M. Hasyim Asy’ari (Jombang)

Berdasarkan pada catatan nasab Sa’adah Ba’lawi Hadramaut, silsilah dari Sunan Giri (Raden Ainul Yaqin) merupakan keturunan yang bertemu pada Rasul dengan silsilah sebagai berikut:

  • Husain bin Ali ra.
  • Ali Zainal Abidin ra.
  • Muhammad al-Baqir
  • Ja’far ash-Shadiq
  • Ali al-Uraidhi
  • Muhammad an-Naqib
  • Isa ar-Rumi
  • Ahmad al-Muhajir
  • Ubaidullah
  • Alwi Awwal
  • Muhammad Sahibus Saumiah
  • Alwi ats-Tsani
  • Ali Khali’ Qasam
  • Muhammad Shahib Mirbath
  • Alwi Ammi al-Faqih
  • Abdul Malik (Ahmad Khan)
  • Abdullah (al-Azhamat) Khan
  • Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan)
  • Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar)
  • Maulana Ishaq, dan
  • ‘Ainul Yaqin (Sunan Giri)
Baca Juga  KH. Abdullah Sajad, Kiai Pejuang dari Sedangguwo (Bag.1)