Alissa Wahid Resmikan GusDurian Peduli

0
486
kredit foto : @nuhabmujtaba

Semarang nujateng.com Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid meluncurkan program kegiatan yang diberi nama Gusdurian Peduli. Secara simbolis peluncuran Gusdurian peduli dengan memukul gong sebanyak sepuluh kali.

Putri sulung Gus Dur menyampaikan Tausyiah Kebangsaan di acara peringatan Haul Gus Dur Kesepuluh yang diselenggarakan Gusdurian Semarang, PCNU Kota Semarang, dan beberapa elemen se-Kota Semarang, acara berlangsung di Auditorium Kampus Universitas Semarang, Senin (17/02/2020)

Alissa, sapaan akrabnya mengungkapkan Gus Dur memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan setiap manusia dari penindasan-penindasan. Apakah yang mengalami penindasan itu dialami minoritas maupun mayoritas, tapi keadailan jadi bukan mayoritas maupun minoritas.

Alissa Wahid mengatakan bahwasanya momen Haul Gus Dur adalah hadiah terbesar bagi keluarga Gus Dur. Lebih dari gelar kehormatan apapun. Termasuk gelar pahlawan yang disebut banyak orang.

“Sedangkan budaya bagi Gus Dur bukan soal simbol belaka. Budaya adalah pesan di balik simbol yang ditunjukkan. Itulah yang membuat Gus Dur sangat menikmati seni pertunjukkan kebudayaan, seperti wayang kulit,” tutur Alissa

Peringatan Haul Gus Dur di Semarang ini menjadi rangkaian Roadshow Satu Dekade Haul Gus Dur Alissa Wahid. Gelar satu dekade dibuka dengan musik rebana, dilanjutkan dengan dengan pembacaan tahlil oleh Ketua Syuriah PCNU Kota Semarang KH Hanif Ismail.

Tidak ketingalan Ketua PCNU Kota Semarang Anasom menyanyikan tembang-tembang Jawa dan memberikan makna dari tetembang tersebut. Acara pembukaan ini diakhiri dengan sastra pertunjukan dari Ketua Kandank Warak Lukni Maulana An Nairi yang menyajikan tampilan mengkritisi persoalan lingkungan dan sosial kemasyarakatan. (Ed: Rs-011)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.