PWNU Jateng Apresiasi Undang-undang Pesantren

0
896
Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh dalam acara Naharul Ijtima' di Masjid Agung Jawa Tengah, Kamis (31/10).

Semarang-nujateng.com, Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh mengapresiasi lahirnya Undang Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren (UUP).

“UUP merupakan usaha para kader NU di parlemen untuk mempertahankan eksistensi dan independensi pesantren. Kita apresiasi usaha cerdas seluruh pihak dalam melahirkan UU ini. Hal ini semata-mata untuk mempertahankan eksistensi pesantren’, kata Kiai Ubaid.

Menurut Kiai Ubaid, pengawalan peraturan turunan dan pelaksanaanya setelah disahkannya UU ini harus terus dilakukan oleh berbagai pihak termasuk RMI sebagai lembaga di bawah NU yang membidani Pesantren, sehingga pesantren mampu mengambil manfaat dari UUP. RMI harus menjadi garda depan sosialisasi dan penyiapan Pesantren-pesantren NU pasca UUP.

Dalam hal pengawalan setelah disahkan pemerintah. Undang-Undang ini harus terus dikawal hingga pesantren mampu mengambil manfaat dari UUP. Selain itu, PWNU Jateng sedang menyusun tim untuk mengawal UUP ini.

Sementara itu, Menurut Sekretaris RMI PWNU Jateng, Abu Choir, mengungkapkan bahwa RMI PWNU Jateng telah menyusun Tim untuk mengawal UUP dan mulai melakukan sosialisasi dan penyiapan Pesantren pasca UUP ke Pengurus Cabang NU dan Pesantren.

“Setelah disahkannya UUP, RMI Jawa Tengah telah melakukan sosialisasi dan penyiapan Pesantren ke pengurus cabang NU dan juga ke pesantren-pesantren,” jelas Abu Choir.

Permintaan sosialisasi UU Pesantren juga terus berdatangan dari pengurus RMI PCNU se-Jateng dan juga Pesantren.

Nantinya, lanjut Abu Choir, RMI PWNU Jateng tak akan sendirian dalam menyelenggarakan Naharul Ijtima’ ini ketika turun ke bawah. Kegiatan yang melibatkan warga nahdliyyin secara massal ini akan menggandeng lintas sektoral. Agar perjumpaan ini tak hanya terkait kepesantrenan saja.

“Ditambah kegiatan ini akan terselenggara juga di daerah. Nantinya akan ada kepanitian bersama antara RMI Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang. Hadirnya kegiatan ini, RMI PWNU berharap banyak ide-ide terobosan yang bisa ditangkap untuk bisa lebih memajukan pesantren secara umum,” pungkasnya (Red. Wahib/010)