Ketua PWNU Jateng : Komitmen NU Terhadap NKRI

0
962

Semarang nujateng.com Warga NU atau Nahdliyin khususnya di Jateng insya Alloh tetap komitmen pada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sebab NKRI ini adalah termasuk hasil ijtihad para alim ulama ahlussunnah wal jama’ah, sejak mulai perjuangan Pangeran Diponegoro hingga para dluriyah dan pengikut-pengikutnya dari generasi ke generasi pengasuh pesantren, Kyai, dan santri-santrinya.

Resolusi jihad Rais Akbar NU KH M Hasyim Asy’ari tanggal 22 Oktober 1945 adalah awal kebangkitan Kyai, Santri dan arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan hingga muncul hari pahlawan 10 Nopember 1945.

Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng H M Muzamil dalam mauidhohnya pada pengajian unum dan peringatan hari santri nasional di pasuruhan kidul kabupaten Kudus, tgl 26 Oktober 2019.

Lebih lanjut HM Muzamil menyampaikan bahwa, tugas kita sekarang sebagai generasi penerus dan sekaligus warga NU adalah menjalankan fardlu ain, fardlu kifayah, sunnah-sunnah dan amal sholih lainnya yang bermanfaat bagi bangsa dan negara kita.

Termasuk yang fardlu ain adalah tholabil ilmu, mencari ilmu yang bermanfaat, menjalankan fardlu kifayah bagi anggota jama’ah di setiap tempat yang mampu menjadi para alim atau tenaga ahli di segala bidang kehidupan ummat.

“Kita sebagai ummat Islam dan sekaligus warga NU, silahkan memilih untuk menjadi orang alim, kalau belum bisa kita menjadi muta’alim atau orang yang mau belajar kepada orang alim, kalau belum bisa menjadi mustami’ atau pendengar pengajian orang alim, atau kalau belum bisa, minimal kita menjadi muhibbin, mencintai orang-orang al-alim al-alamah.

Dengan ilmu yang manfaat, lanjut HM Muzamil, kita optimis warga NU akan bisa berkiprah untuk bangsa dan negara untuk masa sekarang dan mendatang. Karena itu jihad kita saat ini adalah tholabil ilmi dan sekaligus mencari bekal untuk kehidupan dunia yang halalan thoyyibah serta mencari bekal untuk kehidupan akhirat kelak.

Menurut anggota Panitia Adriyan, pada peringatan hari santri nasional yang dilakukan GP Anshor yang didukung NU, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Banser dan Rijalul Anshor tersebut juga dilakukan kegiatan lomba untuk memacu prestasi anggota serta pawai ta’aruf seluruh warga setempat, serta pemberian hadiah dari para Kyai dan tokoh nasyarakat. (Rep : Wahib/Ed: Rs-011)