ITS-NU Pekalongan Kembangkan IPTEK

0
648

Pekalongan nujateng.com Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng H M Muzamil serahkan surat keputusan kepada Rektor Institut Teknologi dan Sains (ITS) NU Kab Pekalongan, Dr. Miftakhul Huda, Msi di Kampus ITS NU Pekalongan, Senin (9/9/2019) pagi.

Penyerahan ini tanda dimulainya perkuliahan dilingkungan ITS NU Pekalangonan pada tahun 2019/2020.
KH. Muzammil menyampaikan urgensi ITS NU di Pekalongan guna mengembangkan pengetahuan dan teknologi

“Kita selaku warga NU seyogyanya ikut serta dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bagian dari ibadah kita kepada Alloh SWT,” ungkapnya.

Semua ilmu dalam pandangan Ahlussunnah Wal Jamaah tidak memisahkan antara ilmu dan pengetahuan.

“Semua ilmu adalah ilmu dari Alloh SWT. Sehingga kita tidak perlu ikut-ikutan membedakan atau memisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum. Menurut Imam Al-Ghazali ilmu itu ada dua, yaitu ilmu dlohir dan ilmu batin,” tambahnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan ibadah membutuhkan ilmu guna memperbaiki komponen-komponennya.

“Menyediakan sarana dan prasarana ibadah juga diperlukan ilmu, baik ibadah mahdlah maupun ibadah mu’amalah,” tuturnya.

Pengembangan ilmu pengetahuan di kalangan nahdliyin berawal dari pengalaman hidup umat. Perbuatannya akan menghasilkan cabang-cabang ilmu.

“Misalnya kita diingatkan “di dalam dirimu sendiri apakah tidak engkau perhatikan?”. Kalau kita memperhatikan sungguh-sungguh diri kita, maka akan menghasilkan banyak ilmu, seperti biologi, psikologi, kedokteran, dan sebagainya,” ungkapnya.

KH. Muzammil mengutip Hadis Rasulullah “berpikirlah engkau tentang makhluk ciptaan Alloh, dan jangan memikirkan dzat-Nya”.

“Ini luar biasa kalau kita sungguh-sungguh memikirkan ciptaan-Nya, juga akan menghasilkan banyak ilmu, seperti ilmu alam, ilmu teknik, ilmu eksakta, ilmu kimia, fisika, dan masih banyak lagi,” pungkasnya.

Muzammil berharap lulusan ITS-NU Pekalongan dapat membantu masalah-masalah umat melalui ilmu yang didapatkan dari kampus.

Acara pengukuhan ITS NU dihadiri Ketua PBNU Dr KH Hanif, Bupati Kab Pekalongan, Asip Kholbihi dan jajaran pimpinan lembaga se Kabupaten Pekalongan. (Rep: Wahib/Ed: Rais-011)