Gus Mus: Kiai Fadhol Terus Ngaji Tanpa Kacamata

0
1324
Foto: Capture akun facebook Gus Mus.

Semarang, nujateng.com – Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thabilin, Leteh Rembang, KH. Ahmad Mustofa Bisri atau sering disapa Gus Mus menuliskan sosok kiai kampung yang sangat sederhana yang masih sangat giat mengajar ngaji dan membaca kitab tanpa harus memakai kacamata.

Menurut Gus Mus, dari semua kiai yang dikenalnya, memiliki banyak profesi tertentu dan “mapan” secara ekonomi dengan berbagai macam profesinya, ada yang berdagang, menulis, bertani dan lain sebagainya.

“Beliau petani yang menggarap sawah hingga fisiknya tak lagi mendukungnya,” tulisnya pada akun Facebook.

Ditambahkan Rais Aam PBNU periode 2005/2015 ini, jika orang yang melihat saat beliau (Kiai Fadhol) di sawah, tidak akan menyangka kalau beliau seorang kiai.

“Beliau petani yang menggarap sawah hingga fisiknya tak lagi mendukungnya. Orang yang melihat saat beliau di sawah, tak akan menyangka bahwa beliau seorang kiai,” tulis Gus Mus.

Kiai Fadhol merupakan kiai sepuh dari Dusun Mudal,Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, yang sekarang sudah tidak lagi menggarap sawah miliknya, namun aktifitas mengajar di madrasah dan mengajar ngaji masih terus berjalan.

“Kiai sepuh dari Kecamatan Pamotan Rembang ini masih sanggup mulang, mengajar ngaji, dan membaca kitab tanpa kacamata termasuk sampai kini –setiap Ahad pagi– masih mulang ngaji masyarakat kitab “Ihyã-u ‘Ulümiddïn”-nya Imam Ghazali.”tulis Gus Mus.

Video tersebut  diambil Kiai Asli Rembang ini ketika  acara Maulid Nabi Muhammad Saw di Masjid Al Amin Pamotan, sudah dilihat lebih dari dua puluh ribu akun dan dibagikan lebih dari lima ratus akun. (Abdus Salam/003)