Ini Cara Ansor Tangkis Fitnah dan Serangan Negatif

0
107

Jakarta, nujateng.com- Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Mufid mengajak anggota Ansor untuk tidak terpengaruh dalam mengabdikan diri berjuang menegakkan ajaran Islam Ahlussnnah wal jamaah. Selain itu, ia juga meminta untuk satu komando dalam menyikapi berbagai persoalan dan selalu setia menjaga NKRI.

“Kita seringkali dilanda dengam cobaan, hinaan dan bahkan fitnah. Kita harus tetap menahan diri agar tidak terpengaruh dan tetap dalam satu komando GP Ansor dan NU,” kata Mufid, sapaan akrabnya, ketika memberikan sambutan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara yang berada di kawasan Koja, Sabtu (8/12).

Di tahun depan, lanjut Mufid, pada skala nasional yakni tahun 2019 mendatang juga bakal dilaksanakan perhelatan Pemilihan Umum legislatif dan pemilihan presiden serentak. Maka di sini Ansor harus bisa bermanfaat untuk bangsa ini.

“Sudah saatnya kader Ansor bisa mewarnai di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga Ansor bermanfaat untuk umat dan masyarakat,” tegasnya.

Acara yang bertemakan Bergerak Bersama Menjaga Nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah an-Nahdliyah Demi Menjaga Keutuhan NKRI tersebut diikuti kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Koja. Kegiatan ini untuk mengevaluasi kepengurusan, perumusan dasar program kerja selama dua tahun mendatang, serta memilih nakhoda baru.

“Sahabat Ansor dan Banser harus mengikuti acara ini secara serius, sehingga melahirkan beberapa gagasan untuk program kerja kepengurusan selanjutnya,” kata ketua pelaksana, Alfian Quyyum.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Koja, Mujawi Rasudin mengatakan Konferancab merupakan sebuah keharusan dalam roda organisasi di tubuh Ansor. Ia berharap kepengurusan selanjutnya dapat membawa Ansor semakin berkembang dan produktif lagi khususnya di wilayah Koja.

“Konferancab ini merupakan forum tertinggi di tingkat kecamatan. Saya berharap kepengurusan selanjutnya dapat membawa Ansor makin berkembang dan produktif lagi khususnya di wilayah Koja,” terangnya. (Sumber: NU Online/Wahib)