Lukman Hakim: Bermedsos itu Kepuasan Tersendiri

0
653
Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin duduk santai saat menjadi pembicara di Kopdar Akbar Santrinet Nusantara, Jumat (10/8/2018). Foto: Abdus Salam

Jakarta, nujateng.com –  Kesibukannya sebagai seorang Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin ternyata mempunyai tempat “sekolah” sediri di media sosial. Kebanyakan orang yang mempunyai aktifitas luar biasa sibuk akun media sosial  pribadinya dikendalikan oleh admin kusus. Tapi ternyata hal tersebut tidak untuk Menteri satu ini.

“Itu kepuasan tersendiri. Kalau dilakukan orang lain apa nikmatnya,” ujar Lukman menjawab pertanyaan peserta Kopdar Santri Nusantara diacara Lauching Hari Santri 22 Oktober 2018 di Aula Kementerian Agama Republik Indonesia, di jalan jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat.

Menurut Menag, bersosial media itu mempunyai kepuasan tersendiri. Maka, dia menegaskan bahwa akun media sosial yang dipunyai terserbut memang benar-benar dilakukannya sendiri.

“Saya hanya menggunakan Twitter, karena di Twitter banyak orang-orang pinter yang bisa diserap ilmunya,” tutur Lukman sabil tersenyum kepada peserta yang hadir.

Media sosial, Menurut Lukman merupakan alat untuk berdakwah terlebih untuk era milenial seperti sekarang ini. Dakwah itu mengajak dengan cara persuasif dan santun, berbeda dengan memaksa.

“Kita dituntut untuk mengajak orang berbuat baik karena agama itu akhlak. Esensi ajaran agama itu bisa menebarkan maslahatan dengan sesama,”jelasnya.

Lebih jelas, Menteri yang sering menggunakan kemeja putih ini menjelaskan bahwa bersosial media mampu menjaga moderasi dan membangun toleran serta tenggang rasa . Toleransi itu kemampuan dan kemauan terhadap sesuatu yang harus dihormati yang berbeda dari pikiran kita.  (Abdus Salam/003)