Silatda Ayo Mondok: Pesantren Perkokoh NKRI

0
1199
Ketua PW RMI Jawa Tengah, KH Mandzhur Labib, dalam pembukaan acara Silatda Ayo Mondok Jateng-DIY 2017 di IAIN Surakarta, Rabu (18/10/17). [Foto: Zaim]

Surakarta, nujateng.com- Tujuan gerakan ayo mondok adalah memperkuat pesantren. Pesantren sangat berperan dalam memperkokoh NKRI. Hal ini disampaikan oleh Ketua PW RMI NU Jawa Tengah, KH Madzhur Labib dalam pembukaan acara Silatda Ayo Mondok Jawa Tengah-DIY 2017 di IAIN Surakarta, Rabu (18/10/17).

Hal senada juga ditegaskan oleh Rektor IAIN Surakarta, Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd.  Menurutnya,  pesantren ikut berperan aktif dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan mencegah perpecahan bangsa.

“Pesantren mengajarkan Islam yang berdiri di atas nilai-nilai kebangsaan” lanjut Mudofir dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan,  pesantren juga memiliki daya proteksi,  dan mampu menciptakan cagar budaya,  serta pengembangan yang terus menerus.

“Banyak intelektual yang muncul dari pesantren” terangnya.

Terkait harapan terhadap pesantren ke depan, Kiyai Madzhur, mengatakan, sudah saatnya pesantren bukan lagi menjadi pendidikan alternatif,  namun menjadi pilihan utama pendidikan.

“Gerakan ayo mondok juga bertujuan membawa pesantren ke tengah,  bukan lagi sebagai pendidikan pinggiran” tegas pria yang akrab dipanggil Gus Madzhur ini.

Acara yang bertema “Pesantren Pusat Pendidikan Karakter Nilai Luhur Bangsa dan Islam Moderat” ini, dihadiri ratusan peserta perwakilan pesantren se Jawa Tengah dan Yogyakarta. [Zaim/002]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.