Bupati Enthus: Ada Pengajian yang Jamaahnya Dibayar

0
1578

Tegal, nujateng.com- Bupati Kabupaten Tegal H Enthus Susmono menyatakan, saat ini ada pengajian yang jamaahnya mendapatkan bayaran. Hematnya, kelompok pengajian inilah yang selama ini tidak suka dengan Nahdlatul Ulama (NU). Inilah yang dianggapnya menjadi tantangan serius bagi warga Nahdliyin.

“Yang tidak suka NU sekarang sudah masuk ke kampung-kampung (pengajiannya). Mereka itu ikut pengajian dibayar kok,” tukas Bupati yang juga seorang budayawan kritis ini saat sambutan dalam acara Bahtsul Masail PWNU Jawa Tengah di Kantor PCNU Kabupaten Tegal, Senin (31/7/17) siang.

Karenanya, lanjut Bupati, bahtsul masail sudah saatnya digelar hingga tingkat ranting di kampung-kampung. Ia berharap, NU menjadi kebutuhan masyarakat luas utamanya dalam menjawab hukum keseharian.

“Saya ingin NU menjadi kebutuhan pikir. Musuh di luar kita (NU) itu sudah semakin gencar. Jangan kalah dengan wahabi. Kalau NU mau mewarnai Tegal dan Jawa Tengah, ya harus dominan. Kalau hijau, ya hijau dominan. Jangan tercampur warna lain,” ucap Bupati yang juga seorang dalang ini.

Pada masa sekarang ini, lanjut Bupati, NU harus menjadi tempat bertanya masyarakat dalam masalah hukum Islam keseharian. Sebagai wujud dari gagasannya, Bupati ini mengadakan malam srawung dengan warga di rumah dinasnya dengan diisi tanya jawab seputar hukum Islam.

“Saya ingin NU menjadi pitakonan (tempat bertanya). Di rumah dinas saya (bupati Tegal) diadakan tanya jawab soal fiqih keseharian. Jangan tanya kemana mana (kalau soal fiqh), tanya ke NU,” tandasnya. [Ceprudin/002]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.