Presiden RI dan Ketua PBNU Masuk Kategori Muslim Paling Berpengaruh

0
2654
Iklan

Semarang, nujateng.com –Presiden Joko Widodo, KH. Said Aqil Siradj (Ketua Umum PBNU) dan Habib Luthfi bin Yahya masuk dalam 500 muslim paling berpengaruh (Most Influential Muslims) di dunia tahun 2017. Data ini dikeluarkan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Centre, (RISSC) Yordania.

RIISC merupakan sebuah lembaga penelitian independen yang berafiliasi dengan the Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought. The Royal Aal al-Bayt Institute for Islamic Thought sendiri adalah lembaga Islam non-pemerintah level internasional, yang berkantor di ibu kota Yordania, Amman dan didirikan pada tahun 2007. RIISC fokus pada penguatan dan penyebaran Islam moderat, mencermati tren yang berkembang diantara agama-agama dunia, organisasi dan gerakan keagamaan, terutama diantara  kelompok serta umat Islam.

Mereka yang terpilih merupaan orang yang dianggap memiliki pengaruh. Orang yang berpengaruh, dalam kategori yang dikeluarkan RIISC adalah setiap orang yang memiliki kuasa baik dalam pengertian kultural, ideologis, finansial, politik dan lainnya. kekuatan itu kemudian digunakannya untuk memberikan perubahan yang berdampak signifikan bagi dunia Islam.

Penting untuk diperhatikan, bahwa dampak yang ditimbulkan bisa berarti positif atau juga negative tergantung sudut pandang yang diambil. Pemilihan tokoh-tokoh ini, terang editor dan sejumlah peneliti yang terlibat didalamnya, tidak dimaksudkan untuk mengamini pandangan mereka di dalamnya, namun hanya untuk mengukur seberapa jauh pengaruh yang ditimbulkan.

Pengaruh bisa datang dari seorang pemikir atau intelektual yang bisa langsung memengaruhi keyakinan, ide dan perilaku seorang muslim. Atau seorang penguasa yang membentuk faktor sosial dan ekonomi dimana masyarakat menjalani hidupnya, atau seorang artis yang membentuk budaya populer.

Dua contoh pertama (ilmuwan agama dan pemimpin) adalah fakta, terutama yang ada di 50 besar, didominasi oleh pemimpin agama dan kepala negara. Pengaruh dan dominasinya tidak terbantahkan, terutama, kepala negara, yang dalam beberapa kasus menunjuk agamawan untuk posisi-posisi tertentu.

Presiden Joko Widodo sendiri menempati posisi ke-13 sebagai muslim paling berpengaruh. Sementara KH. Said Aqil ada di posisi 20 dan Habib Luthfi di peringkat 45.

Professor Dr Sheikh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb (Grand Sheikh Universitas Al-Azhar University), King Abdullah II ibn Al-Hussein (Raja Yordania) dan King Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud (Raja Saudi Arabia) masing-masing ada di peringkat 1, 2 dan 3 sebagai muslim paling berpengaruh di dunia. [T-Kh/001]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.