MWC NU Majenang Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Lembaga dan Banom

0
1954
Suasana Rapat Evaluasi Kerja Lembaga dan Banom Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Minggu (4/1). Foto: Banu Tolib.

Majenang, Cilacap, nujateng.com- Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap menggelar Rapat Evaluasi Kerja Lembaga dan Banom. Pertemuan yang digelar Minggu (04/2) dihadiri 150 orang lebih dari jajaran pengurus, lembaga, lajnah, banom dan perwakilan 17 pengurus ranting se-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Rapat yang diadakan di SMK Diponegoro Majenang ini bertujuan mengevaluasi program masing-masing lembaga terkait pelaksanaan dan implementasinya, apakah sudah efektif atau belum, dan diharapkan dari pertemuan ini pula ditemukan formula jitu bagi lembaga untuk merealisasikan masing-masing programnya, khususnya di tahun 2015.

“Kami berharap, pertemuan ini dapat mengevaluasi apa saja yang menjadi permasalahan lembaga dan lajnah dalam menjalankan program kerjanya pada tahun 2014 serta sekaligus memberikan kontribusi produktif dan acuan untuk lebih baik dan sinergi lagi di tahun 2015 nanti,” terang Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Majenang, KH. Agus Salim, yang di amini Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Majenang, Drs. Musbihin Hs, MM.

Beliau mengungkapkan, selama setahun awal masa khidmat kepemimpinannya yaitu di tahun 2014, banyak kegiatan NU yang secara langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh jama’ah. Namun demikian ada pula lembaga yang belum optimal dalam merealisasikan program-programnya. Menurutnya masih terdapat banyak pekerjaan rumah bagi lembaga, apa saja kendala dan mengapa tidak bisa terealisasi. Ini yang harus terjawab dari pertemuan ini.

“Ke depan, tantangan tugas jam’iyyah bukan semakin ringan tetapi lebih berat. Ini dibuktikan dengan semakin gencarnya kekuatan anti aswaja yang merongrong aqidah dan keyakinan kaum nahdliyin. Maka tidak ada kata lain selain berkhidmat dengan keikhlasan dan merapatkan barisan seluruh stake holder NU, mulai dari tokoh-tokoh NU, pesantren, madrasah, pengurus, lembaga, lajnah, dan banom-banom NU. Semua harus sinergi memajukan jam’iyyah yang dicintai dan diharapkan oleh jama’ah. Jangan ada lagi pengurus ngurusi pengurus. Yang ada pengurus ngrumati umat, ngrumati jam’iyyah.” tambahnya.

Acara yang digelar selama satu hari ini diawali dengan tahlil bersama yang dipimpin Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Majenang KH. Agus Salim.  Dalam acara ini akan dibentuk komisi-komisi dan akan di bawa ke rapat pleno pada sore harinya.

“Kami dorong agar rapat evaluasi ini dapat menjadi stimulus bagi lembaga dan lajnah dalam mengawal serta merealisasikan program yang telah diamanatkan sesuai hasil konferensi,” pungkasnya. [Banu Tolib/002]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.