Mensos: Bantuan Pemerintah Diharap Merata

0
2595
Ceramah: Menteri Sosial, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. (kiri) dalam acara “Silaturrahim dan Dialog Bersama Muslimat NU se-Jawa Tengah” di Aula Gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah Jalan Raya Sukarno-Hatta, Jambearum, Patebon, Kendal, Sabtu (3/1). Foto: Bams.
Iklan

Kendal, nujateng.com- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) akan diperuntukkan kepada 86,4 juta. Menurutnya, jumlah program KIS tersebut akan menyasar 16,8 juta dan program KIP 19 juta siswa usia sekolah. Adapun untuk Program Keluarga Harapan diberikan kepada 4 juta keluarga sangat miskin. “Jadi, pemberian kartu ini harus dimaknai tidak sekadar pemberian semata, tapi dapat mengukuhkan generasi bangsa yang unggul,” tutur dia saat melakukan “Silaturrahim dan Dialog Bersama Muslimat NU se-Jawa Tengah” di Aula Gedung Panti Asuhan Darul Hadlonah Jalan Raya Sukarno-Hatta, Jambearum, Patebon, Kendal, Sabtu (3/1) sore.

Khofifah mengatakan, untuk penerima KIP adalah mereka yang tercatat sebagai peserta didik aktif di lembaga pendidikan. Hal ini, menurutnya, untuk KIP bagi siswa SD sebesar Rp 450 ribu, sementara siswa SMP sebanyak Rp 750 ribu dan untuk siswa SMA Rp 1 juta dalam satu tahun. “Nah, melalui program ini, anak usia terdidik bisa sekolah, terjaga fisiknya dan mandiri karena ditopang usaha ekonomi produknya,” ungkap dia.

Selain itu, Khofifah mengakui bahwa Kementerian Sosial sedang ditargetkan menyelesaikan 26 permasalahan sosial selain memberdayakan potensi sumber kesejahteraan sosial. Dia mengungkapkan, inti penyelanggaraan kesejahteraan sosial tersebut terkait pelaksana kedaulatan negara yang berperan dan bertanggung jawab melindungi warga yang mengalami kesulitan dan acaman. “Makanya, masyarakat perlu diberikan pendampingan agar terbangun daya tahan dan daya juang tanpa perlu membeda-bedakan warna kulit, suku, agama, keyakinan, budaya dan asal usul,” ujarnya.

Lebih jauh Khofifah menambahkan bahwa Kementerian Sosial akan meningkatkan sinergi antara data yang dimiliki Dinas Sosial Provinsi dengan program kesejahteraan sosial. “Dengan sinergi tersebut, program bantuan pemerintah diharapkan dapat merata, termasuk bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial,” pungkasnya. [Bams/002]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.