Mimpi Buruk Masa Kecil dan Doa Menjelang Tidur Kiai Anwar Batang

0
455

Oleh : Zaim Ahya (Founder takselesai.com)

Saat masih kecil, saya sering mengadu perihal mimpi “buruk” kepada ibu. Saya ketakutan, bahkan larut berhari-hari, setiap bermimpi “buruk”.

Ibu mencoba menenangkan, bahwa apa yang aku alami tak peru dipikirkan. Kata beliau, “lupakan saja!”.

Lalu beliau mengingatkan, agar saya berdoa sebelum tidur, dengan membaca surat al-Ikhlas 3x dan Bismillah 21×. Kata beliau, doa itu diajarkan oleh kakek dulu.

Entah sudah berapa tahun ijazah doa sebelum tidur itu saya terima dari beliau. Entah berapa lama pula, saya sudah jarang membacanya sebelum tidur.

Beberapa bulan lalu, saya dan teman-teman santri Pondok Plumbon mulai mengkaji kitab Aisyul Bahri karya Kiai Anwar Batang. Kemarin — selain membahas macam-macam hewan laut dan tipologi kehidupan laut sebagai fokus utama, kitab ini juga mencantumkan doa-doa di halaman-halaman akhir — saya menemukan doa yang saya peroleh dari ibu say di atas.

Kiai Anwar Batang menulis yang artinya kira-kira:

“Barang siapa membaca Surat al-Ikhlas (tampaknya ruju’nya juga kembali ke surat al-Falaq dan an-Nas) menjelang tidur dan meniupkan (yatfulu ada yang memberi makna meludah, tapi saya memilih memberi makna meniup, mengacu dengan keterangan Kiai Nawawi Banten di kitab Maroqil Ubudiah, Wallahu a’lam) ke kedua telapak tangannya, lalu diusapkan ke wajah dan badan yang memungkinkan diusap, dengan izin Allah ia akan aman dari segala penyakit”

Kiai Anwar lalu melanjutkan:

“Dan barang siapa yang menjelang tidur membaca Bismillahirrohmanirrohim 21x, malam itu ia akan aman dari setan, rumahnya terjaga dari pencurian, terhindar dari mati mendadak dan dari mara bahaya yang lain, insya Allah”.