2400 Mahasiswa Baru UNWAHAS Deklarasi Anti Radikalisme

0
741

Semarang, nujateng.com Sebanyak 2.400 mahasiswa baru Unversitas Wahid Hasyim Semarang mendeklarasikan anti penindasan, anti radikalisme, anti terorisme, dan Pro terhadap NKRI, deklarasi itu dilakukan dengan membubuhkan tanda tangan di kain putih di sela-sela pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), di kampus Gunungpati, Sabtu (7/9).

“Deklarasi ini sebagai bentuk komitmen bahwa mahasiswa baru Unwahas anti terhadap penindasan, radikalisme dan terorisme. Sebagai kampus Aswaja semua mahasiswa harus terbiasa dengan perbedaan suku, ras dan agama, sehingga kesatuan dan persatuan dapat terwujud di negeri tercinta ini,” ungkap Ahsanul Husna, selaku ketua panitia.

Ahsan menambahkan, bahwa mahasiswa harus menjadi agen-agen perubahan di masyarakat, dengan maraknya paham radikalisme yang merongrong NKRI, wajib bagi mahasiswa untuk turut serta mengkampanyekan spirit-spirit anti radikalisme dan terorisme.

“NKRI adalah final, jangan pernah memberi ruang kepada mereka yang anti NKRI,” tegas Ahsan.

Sementara itu, Ali Imron Kepala Bagian Kemahasiswaan Unwahas menyampaikan deklarasi ini tidak berhenti pada sebatas seremonial, para mahasiswa baru dalam kegaitan perkuliahan maupun non akademik juga akan diberikan materi-materi tentang pentingnya merawat keragaman suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia.

“Keragaman adalah Keniscayaan, harus kita rawat,” pungkas Ali Imron.

(Rep: UA / Ed: RS-11)