KH. Maimoen Zubair dan Hari Wafatnya yang “Diramalkan”

0
1449

nujateng.com Mendiang KH. Maimoen Zubair pada suatu hari bercerita ingin wafat pada hari Selasa saat menunaikan ibadah haji di Kota Mekkah.

“Mbah Moen pernah berbicara kepada salah satu santrinya, aku ingin wafat hari  Selasa ketika haji di Mekah,” kata salah satu santri Mbah Moen Labib Sodik Suhemi saat mendampinginya di Mekah, Selasa (6/8/2019)

Sodik menambahkan, Mbah Moen tak memiliki riwayat sakit yang berbahaya untuk menjalankan aktivitas dan sempat dicegah untuk berangkat ke Mekah.

Baca juga : Keinginan Mbah Moen Terkabul, Wafat Hari Selasa di Mekkah

“Padahal kita keluarganya, santrinya, sudah mencegah, tapi (Mbah Moen bilang-red) jangan, biar masuk saja,” tutur Sodik yang selalu menemani Mbah Moen di Hotel Safwa Tower Mekkah ini.

Ada satu pesan yang disampaikan Mbah Moen pada saat terakhir sebelum meninggal dunia. Mbah Moen meminta kepada para santrinya untuk bisa memanusiakan manusia. Hal ini mudah diucapkan tapi sulit untuk dilakukan.

Baca juga : Mbah Moen Dimakamkan Dekat dengan Makam Sayyidah Khadijah Al Kubro

“Kalau kita meniru Kanjeng Nabi salatnya mudah, meniru puasanya mudah, meniru zakatnya mudah, tapi meniru kanjeng Nabi Muhammad SAW dalam perihal memanusiakan manusia, repot, enggak sembarang orang bisa,” kata Sodik. (Src: Kabarnu.id/Ed;Rs-011)