FAI Unwahas Perkuat Penelitian dan Pengabdian

0
853

Semarang, nujateng.com– Dalam pendidikan di perguruan tinggi melaksanakan tri dharma perguruan tinggi merupakan suatu keniscayaan yang harus dilakukan seorang dosen.

Salah satunya adalah melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat,  ini sangat penting karena kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman dan inovasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan temuan-temuan terbaru serta bagaimana dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dalam rangka memperoleh peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penyelesaian terhadap problem-problem masyarakat lewat pengabdian, demikian disampai Dr. H. Nur Cholid,  M. Ag, M. Pd dalam Dialog pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat FAI Unwahas.

Acara ini dihadiri narasumber M. Aziz Hakim,MH selaku Kasi Pengabdian,subdit penelitian Dirjen Diktis Kemenag RI pada rabu,  3 juli 2019 di kampus Unwahas. Azis Hakim bercerita betapa pentingnya penelitian dan pengabdian bagi dosen di perguruan tinggi,  kegiatan pendidikan dan pengajaran sudah otomatis ketika menjalani profesi dosen, namun untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian harus selalu dimotivasi dalam hal ini saya punya kewajiban untuk mensosialisasikan program program hibah penelitian dan pengabdian masyarakat yang ada di subdit penelitian dan  Pengabdian kementerian agama RI.

Azis juga berpesan bahwa masalah penelitian atau pengabdian itu muncul karena ada keresahan keresahan di masyarakat sesuai dengan zamannya dan biasanya ide itu datang di saat kita sedang merenung, maka muncul gagasan-gagasan yang menarik yang bisa dijadikan tema baik dalam penelitian maupun pengabdian pungkasnya. 

Kegiatan ini Dihadiri Pimpinan dan dosen dilingkungan universitas wahid hasyim semarang. Salah seorang Dosen bercerita tentang bagaimana memperoleh ide dan gagasan ketika dia menulis dan menuangkan dalam proposal penelitian, namun selalu tidak bisa lolos dari kompetisi hibah, apa yang menjadi resepnya agar bisa lolos ungkap iman fadilah dalam diskusi tersebut.

Azis menekankan bahwa meneliti dan kompetisi diawali dengan kesungguh- sungguhan, kegagalan adalah semangat untuk mencoba dan terus mencoba, dia yakin bahwa keberhasilan pasti akan mengiringi disaat kita tidak putus asa setelah berusaha. Terus mencoba dan berusaha itulah yang menjadi harapannya. (Syakur)