Temanggung Jadi Tuan Rumah Musykerwil PWNU Jawa Tengah

0
4363

Temanggung nujateng.com Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada Sabtu-Ahad (26-27/1) untuk kepengurusan tahun 2018-2023. Acara tersebut bertempat di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung. Musykerwil tersebut mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian Jam’iyyah dan Jama’ah Menuju Se-Abad NU.”

Acara dimulai dengan pembukaan, bacaan ayat Alquran, lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon dan Shalawats Badar.  Kemudian diteruskan dengan dzikir dan tahlil.

Dalam khutbah iftitah atau pidato pembukaannya, Rais Syuriyah PWNU Jateng KH. Ubaidillah Shadaqah mengatakan bahwa sebentar lagi organisasi NU akan memasuki usia seratus tahun. Dengan usia seabad tersebut, beliau berharap agar NU tetap bisa eksis dan meneruskan cita-cita pendiri NU. Momentum satu abad ini adalah waktu yang tepat NU untuk menjadi muhajjid, pembaharu organisasi dan sosial kemasyarakatan.

“Akhir-akhir ini, banyak faham yang masih NU dan fahamnya. Perbuatan tersebut termasuk juga mengusik Republik Indonesia. Pengurus cabang hingga ranting NU selalu menjaga faham tersebut.

Kesepakatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar, apa yang dilakukan NU sudah sesuai dengan faham Islam Aswaja,” sambut kiai yang biasa disapa Gus Ubaid itu.

Beliau melanjutkan bahwa Perjuangan NU tidak akan berguna jika tanpa beramal shaleh dalam segala hal, pertanian, pendidikan, sosial dan lainnya.

Seratus tahun akan menjadi komando NKRI, menjaga dan menetapkan agama dan akan menjadi aman. Menurutnya, kemandirian satu abad adalah kemandirian akidah Ahlussunah wal Jama’ah atau Aswaja, yang harus diperkuat melalui pesantren dan Ma’arif, mandiri dalam pembiayaan, mandiri sosial dan politik. Kemandirian untuk eksistensi NU dan eksistensi negara akan semakin kuat.

Dalam sambutan berikutnya, Bupati Temanggung, Muhammad Al Hadziq, berharap NU agar sekaku menjadi ummatan wasatan, pemersatu bangsa, menghadapi berbagai masalah negara

Acara Musykerwil adalah forum tertinggi setelah Konferensi Wilayah yang merumuskan program kerja pengurus PWNU Jawa Tengah selama masa khidmah 2018-2023. Acara dihadiri oleh Pengurus Ranting (PR), Pengurus Cabang (PC) dan rektor kampus NU se Jawa Tengah. (Rep: Akmal/Red: R-011)