Pengurus PCNU Kota Kebumen Resmi Dilantik, Ini Pesan Rais Aam.

0
866
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Miftahul Akhyar melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kebumen periode 2018-2023, di Pondok Pesantren al-Kahfi Somalangu, Kota Kebumen, Ahad (2/12). (Dok. nujateng.com)

Kebumen, nujateng.com- Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH. Miftahul Akhyar melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kebumen periode 2018-2023, Ahad (2/12). Acara ini dilangsungkan bersamaan dengan pengajian umum dalam rangka peringatan Maulid Muhammad Saw di Pondok Pesantren al-Kahfi Somalangu.

Sebelumnya, di akhir September lalu, melalui Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kota Kebumen telah terpilih KH Afifuddin Chanif al-Hasani sebagai Rais Syuriah PCNU Kebumen menggantikan KH Wahib Mahfudz dan KH. Dawamuddin Masdar, M.A terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah menggantikan K. Masykur Rozak.

Pasca pelantikan Rais Amm PBNU, KH. Miftahul Akhyar memberikan mauidzah hasanah dan mengingatkan kepada kepengurusan NU Kebumen untuk senantiasa melakukan kaderisasi dan mampu bersinergi dengan pemerintah. Menurutnya kaderisasi sangat penting namun perlu didukung oleh pemilik kebijakan.

“Tugas manusia adalah memakmurkan. Memakmurkan kan harus ada petugasnya. Ada “ashabul haq” (pemilik kebenaran), ada “ashabul qarar” (pemilik kekuasaan), termasuk “ashabul quwwah (memiliki kekuatan). Kalau “ashabul haq” tidak didampingi oleh “ashabul qarar” hanya mampu bertahan berapa? Semula Saudi yang Ahlussunah wal Jamaah saja mampu ditundukkan dan dibubarkan oleh Wahabi yang bersekongkol dengan kekuatan & kekuasaan,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya ini menambahkan, NU dan PCNU Kebumen khususnya harus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas negara. Sehingga negara Indonesia tetap menjadi negara yang aman dan nyaman.

“Aman dan nyaman untuk menjalankan ibadah.” imbuhnya.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfudz, Kapolres & Dandim Kebumen, PWNU Jawa Tengah, KH. Mohamad Muzammil, dan perwakilan dari instansi pemerintah Kota Kebumen, serta ribuan jamaah. (Wahib)