KH Mohamad Muzamil: Pesantren Tiangnya NU dalam Menegakkan NKRI

0
138
KH Mohamad Muzammil, Ketua PW NU Jawa Tengah saat memberikan sambutan pada Haflah Khotmil Quran dan Wisuda Santri Tahfidz angkatan ke-6 Ponpes Tahfidzul Quran Al Istiqomah Desa Penaruban, Weleri, Kendal. (Dok. Istimewa)

Kendal, nujateng.com- Pesantren merupakan tiang Nahdlatul Ulama. Selama masih ada pesantren yang mengajarkan Islam Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyyah, bendera NU masih akan tetap berkibar. Dan selama NU ada, maka bendera NKRI juga akan tetap tegak berdiri.

Demikian disampaikan KH Mohamad Muzammil, Ketua PW NU Jawa Tengah saat memberikan sambutan pada Haflah Khotmil Quran dan Wisuda Santri Tahfidz angkatan ke-6 Ponpes Tahfidzul Quran Al Istiqomah Desa Penaruban, Weleri, Kendal, baru-baru ini. Sebanyak 35 santri yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan juga provinsi lain diwisuda dari ponpes asuhan Kiai Ali Shodiqun.

“Kita patut bersyukur di sini masih ada pesantren Tahfidzul Qur’an. Kita tidak bisa membayangkan jika tidak ada pesantren bagaimana kita bisa belajar ilmu agama. Sementara di luar sana masih banyak yang butuh siraman-siraman rohani, kita tidak boleh hanya berdiam diri,” tegas Kiai Muzammil di hadapan santri dan wali santri, dan juga para tokoh NU dan pengasuh ponpes yang hadir.

Menurut Kiai Muzammil, negara akan diberkahi ketika empat hal ini dilaksanakan. Pertama, ajaran alim ulama diamalkan. Kedua, pemerintah berlaku adil. Ketiga, yang berkelebihan harta mau bersedekah. Keempat, yang miskin mau mendoakan yang lain.

“Manakala empat hal itu dijalankan secara proporsional sesuai fungsi dan perannya masing-masing, Insya Allah Indonesia akan aman dan tenteram,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Kiai Muzammil yang belum lama ini diamanahi memimpin NU Jawa Tengah memohonkan doa restu dari tokoh NU dan masyarakat Kendal.

“Pengurus NU itu ibaratnya full timer. Yang punya NU itu para alim ulama, para pengasuh pondok pesantren, dan semua warga nahdliyyin. Mohon doa restu semoga NU bisa  memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat luas,” ungkapnya. (Sulhanuddin/Wahib)