Meski Sering Dibully, NU tetap Istiqomah Menjaga NKRI

0
521

Klaten, nujateng.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Klaten bersama Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Kabupaten Klaten dan Ikatan Pencak Silat NU (IPSNU) Pagar Nusa Klaten menggelar “Satu Juta Tauhid: Untuk NKRI, Pancasila, dan Tegaknya Islam rahmatan lil’ alamin” . Di Masjid Roudlotus Sholihin, Batur, Ceper, Klaten, Selasa (30/10/2018).

Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten, H Mujiburrahman mengajak warga NU untuk terus bersyukur meski belakangan ini NU banyak di-bully.

“Bersyukurlah kita yang menjadi bagian dari NU. Yang terus setia mengawal NKRI yang berdasarkan Pancasila. yang taat menjalankan dhawuh Rasullulah dan para kyai. Meskipun akhir-akhir ini NU terus di-bully,” ujarnya kepada ribuan warga Nahdliyin.

Sejarah pun menjadi saksi dan mencatat, NU tidak kaget karena sudah terlalu sering mendapat cacian dan godaan, khususnya dalam keistiqomahannya mempertahankan Pancasila dan NKRI.

“Tetapi kita selalu kuat dan menang. Sebagai bukti, NU masih eksis sampai saat ini. Ini kewajiban kita untuk menjaga darul mitsaq. Negara kesepakatan antar pemeluk agama Islam  maupun agama yang lainnya. Dan itu implementasi dari Rahmatan Lil ‘Alamin,” imbuhnya

Dalam menyikapi kondisi saat ini yang sedang tidak menentu, PC GP Ansor Kabupaten Klaten diinstruksikan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Bagi sebagian orang, kalimat Tauhid ditulis pada benda-benda tertentu, tetapi bagi kami warga NU, kalimat Tauhid dicamkan dala hati dan diamalkan dalam perbuatan. Oleh karena itu, maka kami menginstruksikan kepada Banser – Ansor di mana pun untuk tidak mudah terprovokasi, tidak gampang terpancing dan tidak cepat marah.” kata Gus Marzuki, selaku Ketua GP Ansor Kabupaten Klaten (Minardi/003)