Lasem Sumber Peradaban Dunia

0
402

Rembang- nujateng.com Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan Lasem merupakan sumber dari peradaban dunia.

“Jika berbicara mengenai perdamaian ataupun toleransi. Kita tidak boleh lepas dari Kota Lasem. Ia sumber dari perdaban yang sehat dunia, banyak ulama-ulama yang berpengaruh dan tokoh nasional yang mempunyai darah Lasem,”ujarnya.

Abdul Hafidz selaku  membuka acara puncak peringatan satu abad Al Hidayat di Aula Pondok Pesantren Kauman. Rabu (14/11) pagi. Didampingi jajaran pengasuh pondok salah satunya KH. Zaim Ahmad Ma’shum mengapresiasi acara yang bertema “mengahdirkan keindahan toleransi dari Lasem untuk Indonesia”

KH. Zaim Ahmad juga menjelaskan, bahwa tema ini kita angkat bukan lain untuk menampilkan kondisi sosial yang indah, kondusif untuk Indonesia.

“Kegiatan ini, kami ingin menawarkan keindahan toleransi Lasem untuk era sekarang terutama Indonesia. Toleransi Lasem sudah terjalin sejak ber abad-abad islam, interaksi antar suku, etnis, agama di Lasem sangatlah sejuk dan santun. Inilah yang ingin kami sampaikan bahwa, Toleransi itu indah ,” tegasnya.

Gus Zaim sapaan akrabnya juga menambahkan, kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat Lasem. Sebagai spirit kebhinekaan dalam berbangsa dan beragama.

“Kegiatan ini juga bekerjasama dengan beberapa lapisan masyarakat, mulai dari perwakilan tionghoa, budha, kristen dan pemuka umat agama lain. Ini juga merupakah wajah toleransi yang selama ini di bangun oleh para sesepuh dan masayikh Lasem,” ujarnya.

Kagiatan puncak satu abad diawali dengan Halaqoh Kebangsaan yang mengangkat tema Toleransi, dengan narasumber Dr. Husainy Dosen Al Azhar Mesir, KH. Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU, Pdt. Tjahjadi pendiri Ein Institute, Prof. Masdar Hilmy Rektor UIN Sunan Ampel, Dr. Ulil Abshar Abdalla Cendekiawan Muslim. (Red. Rais-011)