IPNU-IPPNU Juwana Galang Dana untuk Lombok

0
1107
Salah satu kader IPPNU Kecamatan Juwana Pati mendapatkan (dsumbangan dalam rangka membantu korban gempa di Lombok, Senin, (12/08) (doc. Asyiroh)

Pati, nujateng.com Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Juwana melakukan aksi galang dana peduli korban bencana alam Lombok dengan sistem gilir per ranting. Aksi tersebut akan berlangsung empat hari dengan diawali oleh pengurus.

“Setelah rapat koordinasi banom NU kecamatan Juwana terkait aksi peduli Lombok, PAC IPNU-IPPNU Juwana memutuskan menggunakan sistem gilir per ranting. Untuk hari pertama, kita memang fokuskan pada pengurus pimpinan anak cabang. Hari kedua oleh Pimpinan Ranting Agung Mulyo, Dukutalit, dan Sejomulyo. Hari ketiga oleh pimpinan ranting Geneng Mulyo, Ketip, dan Bakaran Kulon. Hari terakhir akan dilakukan serentak pada ahad pagi dengan hanya satu titik fokus di alun-alun Juwana,” ungkap ketua PAC IPPNU Juwana, Asyiroh dalam release yang diterima nujateng.com Minggu, (12/08) pagi.

Asyiroh menyebutkan bahwa aksi itu dilakukan pada tiga titik. Mulai dari perempatan Bajomulyo, pertigaan Desa Ngebruk atau jalan raya Rembang-Pati, dan perempatan Karangboyo. Untuk aksi galang dana terakhir akan dilakukan di Alun-alun Juwana..

Adanya sistem gilir per ranting diharap memberi wadah dan contoh bagi pimpinan ranting IPNU IPPNU Kecamatan Juwana untuk menentukan sikap peduli terhadap kondisi sesama yang sedang mengalami bencana.

“Ketika dari PAC sudah menginstruksikan, mensistem, dan memberikan wadah sedemikian rupa sehingga diharapkan dapat menjadi percontohan dikalangan pimpinan ranting dalam menentukan sikap yang sigap dalam berbagai kondisi yang ada,” jelas mahasiswa semester 5 itu.

Selain menjadi percontohan bagi IPNU IPPNU di tingkat ranting, diharap juga dapat memotivasi pelajar lainnya yang belum bergabung dalam IPNU IPPNU di desa masing-masing.

“Mengingat bahwa pimpinan anak cabang Juwana telah vakum 5 tahun lamanya, dan ini merupakan salah satu langkah kita dalam mengenalkan identitas kita, ranah kita dalam bermasyarakat kepada masyarakat yang sangat awam dengan IPNU-IPPNU itu sendiri khususnya pada tingkat pelajar. Sehingga dapat memotivasi mereka untuk bersemangat ikut serta dalam aksi galang dana maupun kegiatan ipnu ippnu lainnya,” tutur Asyiroh.

Lebih lanjut, tumbuh rasa solidaritas dan kemanusiaan yang tinggi disetiap lini pelajar NU juga menjadi alasan diadakan sistem ini.  Mengetahui bahwa rata-rata usia pelajar NU di tingkat ranting di bawah dari 18 tahun.

“Aksi ini disamping sebagai rasa solidaritas, namun juga sebagai pembelajaran lapangan bagi IPNU IPPNU Kecamatan Juwana. Diharap tertanam kuat jiwa kemanusiaan, kasih sayang, dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama dengan tetap menerapkan akhlakul karimah disetiap perilaku mereka, tak terkecuali dalam aksi galang dana ini. Apalagi rata-rata usia mereka dibawah 18 tahun yang harus dibiasakan dengan hal-hal positif,” katanya.

Hasil dari penggalangan dana disetiap harinya setelah dihitung dan diketahui bersama jumlah dana yang terkumpul, kemudian diserahkan kepada ketua anshor PAC Juwana yang selanjutnya akan diserahkan pada Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Tengah sebagai lembaga yang dipercayai penuh setelah seluruh dana terkumpul dari berbagai banom NU kecamatan Juwana. (Yulia/009)