PP RMI Adakan Pelatihan Mekanik Sepeda Motor

0
108
24 santri mengikuti pelatihan Mekanik Sepeda Motor yang diselenggarakan PP RMI Jawa Tengah bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra di kantor Astra Motor Center Semarang, Selasa (05/12). [Foto: Zulfa]

Semarang, nujateng.com – Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (PP RMI) Nahdlatul Ulama bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengadakan pelatihan, pendampingan, dan magang mekanik sepeda motor untuk santri Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diikuti 24 santri selama kurang lebih 4 bulan ke depan, pelatihan ini berbentuk kelas dan praktik langsung. Pembukaan pelatihan bertempat di kantor Astra Motor Center Semarang, Selasa (05/12)

Pelatihan ini memberikan pengetahuan pada santri agar mampu memperbaiki dan mengetahui perkembangan sepeda motor. Kebutuhan akan sepeda motor di pesantren tak kalah pentingnya dengan alat transportasi lain. Dengan adanya kemampuan baru ini, pesantren memiliki tenaga ahli yang paham sepeda motor. YDBA sudah 37 tahun mendampingi masyarakat untuk berkontribusi.

Selain itu, ada Astra Motor dan Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) yang ikut mendukung pelatihan ini. Wakil ketua YAHM, Ahmad Muhibbudin menyatakan bahwa perlu adanya transfer pengetahuan (knowledge) pada masyarakat luas, termasuk santri ini.

Dia menambahkan setelah mengikuti pelatihan ini; peluang untuk mengerjakan bidang terkait perbengkelan terbuka lebar. Sudah banyak pelatihan seperti ini yang memberikan manfaat pada peserta. Banyak dari mereka menjadi wirausahawan dengan membuka bengkel sendiri atau bekerja di jaringan perusahaan Astra.

“Setelah lulus untuk bisa menjadi wirausahawan,” papar Rahmad Handoyo selaku mentor YDBA.

Perwakilan PP RMI, Khoironi memberikan memotivasi kepada peserta bahwa pelatihan kali ini, bisa menjadi ilmu baru bagi santri. Untuk pesantren salaf, ini hal baru yang harus ditekuni agar mampu menguasainya.

Tim pelaksana dari PW RMI NU Jateng, Abu Choir menambahkan bahwa pelatihan ini ke depan harus ditingkatkan tak hanya dalam pelatihan saja. Perlu adanya pendampingan untuk membuka bengkel di pesantren dengan supervisi dari Astra.
[Zulfa/009]