Demokrasi Sesungguhnya Kembali Bangkit Dari Jawa Tengah

0
199

Pekalongan, nujateng.com- Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah baru saja menggelar hajatan tertinggi untuk menentukan masa depan gerakan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di provinsi ini. Momentum ini betul-betul dimanfaatkan oleh para pengurus untuk menciptakan tradisi baru dalam pesta demokrasi.

Saat pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor Jawa Tengah di GPU Kajen Kabupaten Pekalongan, Minggu (12/11/2017), hadir Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Quomas, Ketua PW NU Jateng H Abu Hapsin, Bupati Pekalongan Asif Kholbihi, perwakilan Gubernur Jateng, dan jajaran pengurus PP GP Ansor.

Hadir pula para Anggota DPR RI, Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, Anggota DPRD Provinsi Jateng, Ketua DPRD Pekalongan, sejumlah organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan lintas agama, organisasi badan otonom NU, ribuan pimpinan tingkat kecamatan dan kabupaten/kota Ansor se Jateng.

Suasana kegembiraan, kebersamaan, kekeluargaan, tercermin dalam Konferwil ini. Ribuan kader datang dari 35 kabupaten/kota dengan menaiki bus, mobil pribadi, sepeda motor, hingga angkutan umum. Di lokasi, terdapat sejumlah stand yang menjajakan produk-produk UMKM dari masing-masing daerah.

Di dalam gedung, peserta dengan khidmat mengikuti setiap proses rapat pleno pengesahan hasil rapat kerja wilayah (rakerwil) yang digelar sebelumnya. Sementara di luar gedung, nampak ribuan kader Ansor dari berbagai daerah juga nampak hadir, mereka bercengkerama dengan kader dari daerah lain.

“Kalau tidak ada Ansor, kita nggak mungkin bisa berkumpul seperti ini, kekeluargaan terus terjalin tiada henti,” ungkap salah satu kader Ansor dari Klaten, Efendi AR, ketika bertemu teman semasa kuliahnya, Ahmad Sahlan dari Kudus, dan teman-teman dari daerah lainnya.

Gotong Royong
Sejak awal, Ketua PW GP Ansor Jateng Ikhwanudin, telah menekankan bahwa Konferwil adalah ajang yang terhormat. Maka harus disengkuyung bersama-sama. Peserta pun membantu kegiatan Konferwil dengan memberikan infaq mandat peserta per PAC Rp 150 ribu dan per PC Rp 200 ribu.

Ikhwanudin juga menegaskan, bahwa pihaknya melarang keras praktik money politics dalam ajang yang terhormat di Ansor. “Tradisi kita di NU sampai Ansor itu adalah ‘urunan’ atau gotong royong. Sehingga, di Konferwil Ansor Jateng, money politics tidak berlaku di sini,” tegasnya.

Ungkapan tegas itu dengan harapan bahwa dalam Konferwil Ansor Jateng harus berkualitas dari berbagai aspeknya, baik proses maupun hasilnya.

Dengan dirijen Ikhwanudin dan Kasatkorwil Banser Jawa Tengah Hasyim Asyari, harapan itu pun terwujud. Proses Konferwil menghasilkan produk berkualitas dan berintegritas. Peserta nampak puas dengan hasil yang ada.

Arti Kajen
Proses yang berintegritas dan membawa kemurnian arti pesta demokrasi itu, nampaknya tercermin pula dari lokasi digelarnya Konferwil yakni Kajen. Menurut Bupati Pekalongan Asif Kholbihi, Kajen dari bahasa Jawa yang artinya adalah “terhormat”. Maka yang hadir dan prosesnya tentu sangat terhormat.

“Saya mohon Ansor jadi kontrol penggerak pembangunan bangsa ini. Maka saya harap Ansor bisa menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.

Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Quomas tak henti-hentinya mengapresiasi pelaksanaan Konferwil dan kinerja PW Ansor di Jateng. Bahkan, ia memberi penilaian dari 34 PW Ansor se Indonesia, Ansor Jateng adalah yang terbaik.

“Kalau melihat hari ini begitu besar ghiroh untuk bangkit dan berkualitas, maka saya sangat yakin ke depan NU akan menjadi sangat luar biasa,” tandasnya.

Di dunia maya, ungkapan apresiasi atas pelaksanaan Konferwil juga muncul dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka menyebut, pelaksanaan pesta demokrasi yang sesungguhnya muncul dari Jawa Tengah.

“Selamat atas terpilihnya Gus Sholahudin secara aklamasi sebagai Ketua PW GP Ansor Jateng 2017-2021, pembelajaran demokrasi berorganisasi yang baik dari Ansor Jawa Tengah untuk dapat diamalkan kepada seluruh PW Se-Indonesia dengan musyawarah mufakat,” ungkap mantan Kasatkorwil Banser Jawa Timur, Abid Umar Faruq.

Sejumlah netizen lainnya, menyampaikan apresiasi serta harapan agar Ansor dan Banser Jateng semakin maju dan besar. Termasuk dari internal pengurus Ansor pun, menyampaikan apresiasi dan harapan yang sama.

“Mari kita songsong Pemimpin Baru Ketua Ansor Jateng 2017-2021, dengan harapan Ansor Jateng lebih baik, dan selalu istiqomah dalam menyebarkan kedamaian, kasih sayang, cinta kasih untuk semua. Dan senantiasa selalu setia menjaga NKRI & Pancasila,” ungkap pengurus PW Ansor Jateng, Taufik Hidayat.

Situs resmi NU Jawa Tengah, nujateng.com juga melalui fanpagenya @NUJawaTengah setelah beberapa menit ditetapkannya ketua baru Ansor Jawa Tengah dengan cepat menyampaikan ucapan selamat.

“Selamat kepada sahabat Sholahudin Aly yang terpilih sebagai Ketua GP Ansor Jawa Tengah periode 2017 – 2021.

Semoga selalu diberi kekuatan untuk terus berkhidmah menjaga NKRI. #NKRIHargaMati #CintaNUCintaNKRI,” tulisnya.

Selamat kepada Sahabat Sholahudin Aly, Ansor Maju Satu barisan! [Huda-AR/002]