KH Maimun Zubair: Oktober Bulan yang Dipilih Allah

0
1018
KH Maimun Zubair saat memberikan tausiyah pada acara peringatan hari santri nasional di halaman Ma'had Al Jami'ah Walisongo. Foto: Abdus Salam

Semarang, nujateng.com – Bulan Oktober ini adalah benar-benar bulan yang dipilih oleh Allah Swt, sebagaimana revolusi jihad dilahirkan pada tanggal 22 Oktober 1945 oleh para ulama, yang ada di organisasi Islam Nahdlatul Ulama, pada zaman dahulu yang dipelopori oleh KH Hasyim Asyari sebagai rais akbar PBNU dan diwakili KH Faqih Mas Kumambang.

Itulah pembuka tausiyah  yang diberikan KH Maimun Zubair pada pengajian akbar dan istighosah keselamatan bagsa dalam memperingati Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Ma’had Al-Jami’ah Walisongo Semarang, Minggu malam, (22/10/2017).

Mbah Mun, sapaan akrab Kiai Maimun Zubair, menjelaskan bahwa, Indonesia sekarang ini jadi panutan umat Islam sedunia dan yang dipandang hanya Indonesia. Mengapa  Indonesia bisa baik, mengapaIndonesia bisa rukun? Berbeda jauh dengan yang ada pada  Timur Tengah, tidak ada yang seperti Indonesia.

“Saya sekarang juga kawatir kalau anak-anak kita mulai ikut bangsa arab,” ujar Mbah Mun.

Menurut padangan Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang Kabupaten Rembang, mengapa bulan Oktober menjadi bulan yang penuh sejarah bangsa Indonesia dalam melakukan revolusi jiad,?.

“Mengapa bulan Oktober, karena bulan Oktober bulan penuh sejarah bagi nabi, bagi umat Islam,” jelasnya.

Dimana bulan Oktober adalah bulan yang mana nabi diangkat menjadi rasul. Inilah rahmat yang diberikan Allah Swt kepada bangsa Indonesia. Dan juga perlawanan terhadap Belanda dengan revolusi jihad juga pada bulan Oktober yaitu 22 Oktober.

“Jadi kalau Indonesia ramai revolusi jihad yang pertama ramai-ramai yaitu santri –santri, karena santri adalah ciri khas Indonesia. Santri Indonesia tidak seperti negara arab, jadi ada ciri khas nasionalisme Indonesia,” jelasnya. [Abdus Salam/003]