Surga Yatim di Bulan Muharram

0
787

Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakalah: “Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu.”
[QS. Al-Baqarah 220]

Firman Allah di atas oleh para mufassir diriwayatkan turun ketika masyarakat Arab memiliki perasaan tidak senang jika berkumpul bersama anak-anak yatim. (Ath-Thabari: 2000, IV, 349).

Menghadapi masyarakat demikian, Islam sebagai agama yang membawa pesan kasih sayang kepada semesta alam datang justru menyeru supaya berbelas kasihan, merawat, menolong dan membahagiakan anak-anak yang ditinggal mati salah satu atau kedua orang tuanya. Bahkan, Islam menjadikan bulan khusus untuk memuliakan anak-anak yatim, yaitu pada bulan Muharam.

Nabi bersabda: “Barang siapa pada tanggal 10 Muharam mengusap kepala anak yatim atau berbuat baik kepadanya, maka seakan-akan ia berbuat baik kepada semua anak yatim anak cucu Nabi Adam secara keseluruhan.”

Mengusap kepala dalam hadis di atas maksudnya berbagi kasih sayang dan kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Bulan Muharam yang menjadi bulan permulaan dalam putaran tahun hijriah dipilih sebagai bulan istimewa bagi anak-anak yang tak lagi memiliki orang tua bertujuan supaya dalam bulan-bulan berikutnya umat Islam terus melanjutkan kebaikannya dalam merawat dan menolong mereka.

“Itulah ajaran Islam. Selain perintah ritual, juga ada perintah sosial untuk berbagi rizki kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” kata Ketua NU Care-Lazisnu Jawa Tengah, H. Muh. Mahsun, di kantornya, Jl. Dr. Cipto 180 Kota Semarang, Rabu (20/9/17) sore.

Berbagi Kebahagiaan

Dalam rangka menunaikan perintah agama Islam yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan itu, NU Care-Lazisnu Jawa Tengah dalam bulan Muharam 1439 atau bertepatan dengan 2017 M menyelenggarakan program berbagi dengan tema “Surga Yatim di Bulan Muharam”.

Program yang diadakan khusus untuk membantu anak-anak yatim itu, rencananya akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain outbond bersama anak-anak yatim, memberi beasiswa, buku, peralatan tulis, uang saku dan kegiatan berbagi lainnya. “Semuanya akan kita adakan tujuannya tidak lain untuk berbagi kebahagiaan kepada mereka (anak-anak yatim, red),” jelas Sekretaris NU Care-Lazisnu Jawa Tengah, Zainuddin Zen.

Gagasan menyelenggarakan kegiatan outbond atau kemah bersama anak-anak yatim sendiri, oleh pria yang akrab disapa Zen itu bertujuan supaya anak-anak yatim merasa senang, seakan-akan memiliki orang tua dan keluarga baru.

“Usia anak-anak kebahagiaannya masih erat dengan permainan. Karena itu, melalui outbond kita ingin mengajak anak-anak yatim untuk bermain, tapi dengan permainan yang mendidik. Jadi kita ini, juga para donatur yang memberikan bantuan untuk program Surga Yatim di Bulan Muharam secara tidak langsung menjadi orang tua mereka,” papar Zen.

Sedangkan bantuan beasiswa, buku, peralatan tulis dan uang saku yang akan diberikan kepada anak-anak yatim juga tidak lepas dari kegiatan-kegiatan yang mendidik, yakni supaya biaya sekolahnya terbantu dan mencintai buku. “Kita semua punya tanggung jawab untuk merawat anak-anak yatim, kita harus memikirkan pendidikannya juga,” tegas Mahsun, menambahkan.

Program “Surga Yatim di Bulan Muharam” resmi diluncurkan pada tanggal 30 Dzulhijjah 1438 atau bertepatan pada hari Rabu 20 September 2017 di kantor NU Care Lazisnu Jawa Tengah, Jl. Dr. Cipto 180 Kota Semarang Jawa Tengah. Dengan dibukanya program khusus berbagi kepada anak-anak yatim, NU Care-Lazisnu Jawa Tengah mengajak kepada semua masyarakat untuk ikut serta membantu suksesnya program tersebut.

Bantuan untuk program yang akan diselenggarakan dalam bulan Muharam itu, dapat dikirim melalui nomor rekening 7830-777-533 (BCA) atau 2-034-21195-0 (Bank Jateng) atau menghubungi nomor telepon 0822 2220 0256 untuk layanan jemput zakat, infaq dan shadaqah (ZIS). [AR/002]