Tirakatan, Malam Mendoakan Arwah Para Pahlawan

0
1268
Lagu Indonesia Raya: Warga RT03/RW15 mengisi malam tirakatan, Rabu (16/8/17), didahului dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Foto: Ceprudin

Semarang, nujateng.com – Ada tradisi seremoni yang sangat khas menjelang perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus-an. Khususnya di Jawa (Timur dan Tengah), setiap tanggal 16 Agustus malam, atau persis menjelang tiba detik-detik proklamasi selalu diadakan malam ”tirakatan”.

Ritual malam tirakatan umumnya berlangsung di kampung-kampung, baik di tingkat RT maupun RW. Warga biasanya berkumpul dalam suatu tempat, gedung pertemuan, di bawah tenda atau bahkan cukup menutup jalan kampung tak beratap, lalu duduk bersama di atas tikar.

Rangkaian acara malam tirakatan sejatinya tak jauh beda dengan kegiatan rutinan warga lainnya. Hanya saja, acara inti dari malam tirakatan adalah mengenang jasa para pahlawan dan mendoakannya. Usai mendoakan arwah para pejuang, malam tirakatan biasanya diisi dengan pengumumam hasil lomba-lomba serta acara hiburan lainnya.

Usai acara seremoni, warga biasanya menuntaskan malam tirakatan dengan bercengkrama-sendagurau hingga tiba detik-detik proklamasi kemerdekaan. Begitu pun dengan warga RT3/RW15, Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Semarang.

”Malam tirakatan yang kita adakan setiap malam menjelang perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus ini tujuannya untuk mengenang dan mendoakan jasa para pahlawan,” kata Ketua RT03/RW15 Joko Wahyudi, disela malam tirakatan yang digelar di lapangan warga setempat, Rabu (16/8/17) malam.

Seperti di tempat-tempat lain, malam tirakatan di Daerah Beringin, Ngaliyan ini duduk bersama di lapangan terbuka beralaskan tikar. Dengan dibantu sinar rembulan yang tak terlalu terang, warga mendengarkan sepotong kisah sejarah para pejuang dalam merebut kemerdekaan.

Merebut Kemerdekaan

Jika tak ada saksi sejarah pejuang dalam merebut kemerdekaan, biasanya yang memaparkannya adalah akademisi. Jika tak ada akademisi, ketua RT-lah yang bertugas memaparkan jerih payah perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan. ”Dengan cucuran darah,” sambung ketua RT.

Apa sesungguhnya makna dari tirakatan? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata tirakatan berasal dari kata ”tirakat”. Artinya menahan hawa nafsu (seperti berpuasa, berpantang) atau  mengasingkan diri ke tempat yang sunyi (bisa saja di gunung dan sebagainya).

Sementara tirakatan artinya melakukan tirakat. Malam tirakatan yang dilakukan pada malam 17-an bukan persis itu maksudnya. Namun pada intinya, hampir ada titik kesamaan yakni latihan menahan hawa nafsu seperti halnya yang dilakukan para pahlawan ketika merebut kemerdekaan.

Ada penerjemahan yang lebih pas dalam mengartikan malam tirakatan. Dalam blog sajakrerindu malam tirakatan  berasal dari bahasa arab thariqat-thariq. Secara harfiah artinya jalan. Secara definitif, thariqat berarti suatu proses perjalan mencari kebenaran, atau mencari jalan yang benar.

Bisa diartikan thariqat atau tirakat adalah pencarian nilai-nilai kebenaran. Pencarian nilai itulah yang mengilhami adanya malam tirakatan 17 Agustus. Mencari nilai tentang spirit kenegarawanan, spirit pejuangan yang telah dlakukan para pendahulu untuk membuat kemerdekaan Indonesia. [Cep/005]