Perkemahan Maarif NU Akan Libatkan Anak Berkebutuhan Khusus

0
517
Suasana Rapat: Suasana rapat persiapan Perwimanas PW LP Maarif NU Jateng, di Semarang, Jumat, (11/8/17) siang.

Semarang, nujateng.com – Perkemahan Wirakarya Ma’arif NU Nasional (Perwimanas) ke 2 akan melibatkan siswa berkebutuhan khusus. Maarif NU menilai, pendidikan termasuk kepramukaan merupakan kebutuhan semua peserta didik.

“Perwimanas 2 juga akan melibatkan kontingen anak berkebutuhan khusus (ABK). Kita ingin pendidikan untuk semua termasuk dalam pramuka, sehingga  perlu melibatkan kontingen ABK,” kata Sekretaris PW LP Maarif NU Jateng, Sahidin, saat rapat persiapan Perwimanas, di Semarang, Jumat, (11/8/17) siang.

LP Ma’arif NU Jateng rencananya akan mengadakan Perwimanas dan Olimpiade ke NU-an dan Kompetensi Ma’arif NU (Oskanu) tingkat Jateng. Acara dihadiri ketua PP LP Ma’arif NU Arifin Junaidi serta perwakilan seluruh ketua  Cabang  dan Satuan Komunitas (Sako) Ma’arif se-Jawa Tengah.

Kegiatan Perwimanas 2 direncanakan pada  tanggal 19 hingga 23 September bertempat di Lapangan Tembak Kabupaten Magelang dengan target peserta 5000 orang perwakilan seluruh provinsi di Indonesia.

Memfasilitasi Pameran

Sementara kegiatan Oskanu rencana dilaksanakan 16 hingga 17 Desember bertempat di SMA Nasima Semarang. Kegiatan tersebut diundur dari semula tanggal 26-27 Agustus. Secara kebetulan ini konsentrasi bersama dalam Perwimanas, sehingga supaya lebih maksimal. “Kita juga akan memfasilitasi pameran dari anak berkebutuhan khusus” tambahnya.

Ketua PW LP Ma’arif NU Jateng Agus Sofwan Hadi menekankan pentingnya pengabdian kepada masyarakat. “Kita ingin membuktikan bahwa Sako Ma’arif dapat memberikan manfaat yg nyata bagi masyarakat. Sudah ditentukan 9 titik lokasi pengabdian. Kegiatan Perwimanas saat ini menitikberatkan kepada pengabdian masyarakat,” katanya.

Sekretaris Tanfidziyah PWNU Jateng KH. Mohamad Arja Imroni memberikan pesan kepada peserta rapat untuk menjadi tuan rumah yang baik. Arja pun menekankan pentingnya fokus pada deradikalisasi.

“Saya mohon seluruh elemen bisa terus berkoordinasi sehingga pelaksanaan bisa maksimal. Terkait pengabdian, deradikalisasi dapat menjadi fokus kegiatan. Diharapkan dapat berkoordinasi dengan FKPT” tuturnya. [Yayan-Cep/05]