Liga Santri Nusantara 2017 Segera Digelar

0
839
Panitia Liga Santri Nusantara (LSN) Region 1 Jawa Tengah menyelengarakan Manager Meeting di Hotel Metro Semarang, Minggu (27/8/17). [Foto: Mushonnifin]

Semarang, nujateng.com- Panitia Liga Santri Nusantara (LSN) Region 1 Jawa Tengah menyelengarakan Manager Meeting untuk menjelaskan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak dan juknis) terkait pelaksanaan LSN di Hotel Metro Semarang, Minggu (27/8/17).

Liga Santri Nusantara adalah sebuah kompetisi sepak bola yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) yang berada di bawah naungan NU dan bekerjasama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga.

LSN diadakan khusus untuk pesantren-pesantren yang ada di bawah RMI. Tujuan dari diselenggarakannya LSN karena di pesantren-pesantren juga terdapat bakat-bakat pesepak bola hebat yang perlu dibina dan dikembangkan.

Koordinator LSN Region Jawa Tengah, Fahsin M Fa’al, menjelaskan bahwa dalam berkompetisi harus mengedepankan sportifitas yang berdasarkan pada regulasi.

“Sportifitas harus ditegakkan, tentunya dengan mengacu kepada regulasi resmi yang ditetapkan FIFA,” katanya.

LSN sendiri sudah diselenggarakan sejak tahun 2015, yang berarti sudah tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2017 ini. LSN diselenggarakan secara nasional dari Sabang sampai Meraoke.

Tahun 2016 LSN mampu melahirkan seorang bintang bernama Muhammad Raffly yang mampu menembus skuad timnas U-19 asuhan Indra Syafri. Muhammad Rafly adalah peserta LSN 2016 asal Bantaeng Sulawesi Tenggara.

“LSN Sudah berhasil melahirkan satu pemain untuk timnas U-19, mudah-mudahan tahun ini akan lebih banyak lagi bakat-bakat santri yang bermunculan,” papar Fahsin.

Dalam Manager Meeting kali ini panitia LSN mensosialisasikan  beberapa penyempurnaan regulasi dalam pelaksanaan. Tujuannya untuk meningkatkan profesionalitas peserta dan penyusunan database pemain agar  terpantau langsung oleh PSSI.

Menurut Ketua Pelaksana Kompetisi LSN Regional Jateng 1, Shahuddin Al-Ahmadi, tahun depan akan merekomendasikan LSN bisa berada di bawah naungan PSSI agar bakat para santri terpantau langsung.

“Mudah-mudahan usulan kita diterima PSSI, sekarang saatnya santri membuktikan bakat sepakbola mereka”, kata Sholahudin.

Peserta LSN Regional Jateng 1 ada 32 tim. Sementara keseluruhan peserta di Provinsi Jawa Tengah ada 150 peserta. Sedangkan di seluruh Indonesia ada sekitar 3000 peserta. “Mudah-mudahan banyaknya peserta tahun ini diiringi dengan peningkatan bakat yang muncul,” harapnya.

LSN Regional Jateng 1 akan dimulai pada Minggu tanggal 3 September 2017 di lapangan Desa Srogo Kecamatan Bransong Kabupaten Kendal. Tendangan bola pertama akan dilakukan oleh Menpora Imam Nahrawi sekaligus sebagai pembukaan acara. [Mushonnifin/002]