Khasiat Air Zam Zam

0
490

Semarang, nujateng.com Bagi umat Muslim pasti sudah tak asing dengan Air Zam Zam. Air suci yang berasal dari tanah suci Makkah ini diyakini umat Muslim dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Benarkah?

Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ruchman Basori mengaku merasakan khasiatnya.  Air Zam Zam yang kerap dijadikan oleh-oleh jamaah haji ini, dengan izin Allah telah membantu proses penyembuhan patah tulang yang dialaminya.

Pada, Senin (21/8/17), penulis hendak sowan ke kediaman salah satu putri kiai semasa sekolah Madrasah Aliyah (MA), Ibu Antin Lathifah. Ibu Antin ini tak lain kaka ipar dari Mas Ruchman, sapaan akrab Ruchman Basori. Setiba di halaman rumah, penulis sempat kaget melihat Mas Ruchmad sedang berdiri sembari menerima telpon.

Mengapa kaget? Beberapa hari lalu, ada informasi kalau senior PMII UIN Walisongo ini hendak menjalani operasi patah tulang akibat kecelakaan. Namanya operasi patah tulang, yang ada di benak harusnya Mas Ruchman harus menjalani istirahat total untuk pemulihan. Tapi ini tidak.

“Saya tadi siang, baru saja mengisi PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan),” tutur Mas Ruchman, mengawali pembicaraan sembari menggerak-gerakan tangan kanannya. “Katanya habis operasi, kok sudah mengisi acara Mas,” tanyaku, heran.

“Begini, tak ceritani. Saya itu kecelakaan tanggal 13 Agustus lalu. Saya naik motor tak jauh dari rumah saya ada perempatan jalan kecil. Lalu ada orang dari arah kiri menabrak saya hingga terpental dan jatuh. Kaki lecet-lecet, lutut hingga sekarang juga masih agak sakit, dan tulang bahu depan patah,” ceritanya.

Harus Operasi

Mas Ruchman tak tampak begitu sakit saat bercerita. Sembari menunggu istrinya pulang dari menjenguk anaknya di pesantren MA NU Banat Kudus, ia bercerita perjalanannya hingga dioperasi di Solo.

”Saya pertama di rontgen di sebuah rumah sakit di Jakarta dan dinyatakan harus operasi karena patah tulang, tapi ongkosnya terlalu mahal. Kemudian diperiksa lagi di rumah sakit, sama masih di Jakarta dan ongkosnya masih Rp. 15 Juta an. Saya pikir, terlalu berat buat saya,” terangnya.

Usai periksa di dua rumah sakit di Jakarta, PNS di Subdit Sarpras dan Kemahasiswaan Dit PTKI, Kementerian Agama ini bukan istirahat. Tapi melakukan aktifitas seperti biasa di kantor. Bahkan menjadi penanggung jawab acara pertemuan Wakil Rektor III PTKIN se Indonesia.

”Ya teman-teman juga heran, saya kecelakaan patah tulang tapi masih akitfitas. Luka saya juga Alhamdulillah tidak kelihatan bengkak, dan memang tidak terlalu bengkak. Nah, di acara inilah saya kemudian mendapat informasi kalau rumah sakit di Solo itu operasinya lebih murah, kenanya hanya Rp 7 juta an,” terangnya.

Namun, saat itu Mas Ruchman tidak bisa langsung dioperasi karena menunggu kabar kepastian dari rekan sejawatnya di Solo. Ia harus menunggu sekitar dua minggu, hingga akhirnya pada Sabtu, (19/8/17) sore selesai menjalani operasi.

”Saya itu selalu sedia Air Zam Zam. Istri saya yang telaten menyimpan Air Zam Zam itu. Luka saya ini, mungkin ya, salah satunya karena khasiat dari Air Zam Zam tentunya karena Izin Allah dengan perantara Zam Zam. Luka patang tulang, menurut orang-orang harusnya sangat sakit, tetapi ini Alhamdulillah sekali tidak,” tukasnya.

Mas Ruchman dan keluarganya memang selalu sedia Air Zam Zam untuk keperluan keluarga. “Selain untuk patah tulang saya kemarin, anak saya kalau sakit panas, kemarin waktu tersiram air panas juga pakai Air Zam Zam, dan juga membantu persalinan. Alhamdulillah persalinan istri saya sangat terbantu,” pungkasnya. [Ceprudin/005]