Bilangan 7 Yang Dahsyat

0
730

Oleh: Sophia Salim

Judul: Oase Jiwa Rangkuman Pengajian KH. Maimoen Zubair di Pesantren Al-Anwar

Penulis: Kanthongumur

Halaman: xxvi+142 halaman

Penerbit: Jagad Press

Cetakan: Pertama (November,2016)

ISBN: 978-602-60485-0-9

Di Pondok Pesantren Al Anwar para santri membaca kitab Maulid Diba’i setelah shalat isya’. Pada awal kitab tersebut terdapat keterangan:

“Tiada Tuhan selain Allah, Maha pemurah kepada makhluk-Nya dengan hamparan karunia dan anugerah-Nya. Dalam pengaturan susunan perwujudan manusia ini. Ia ciptakan otak, tulang, bahu, urat pembuluh darah, daging, kulit dan rambut dengan susunan yang teratur rapi. Dari sperma yang terpancar dari tulang rusuk laki-laki dan tulang dada perempuan.”

Di situ Syaikh Al-Imam Abdir Rohman Ad-Diba’i menjelaskan keajaiban susunan manusia dari tujuh perkara. Yakni: otak, tulang, bahu, otot, daging, kulit, dan rambut.

Dari situ, saya teringat Syaikhuna KH. Maimoen Zubair pernah menjelaskan bahwa tinggi manusia pun tujuh jengkal (Jawa: kilan) tangannya sendiri.  Dari berbagai keterangan saat ngaji, ada beberapa keterangan menyebutkan bahwa lubang yang menjadi pintu maksiat pun tujuh: mata kanan, mata kiri, telinga kanan, telinga kiri, mulut, farji, dan dubur.

Ada juga perintah agama yang menitahkan; perintahlah anakmu melakukan shalat ketika telah berumur tujuh tahun. Gerakan shalat juga ada tujuh: berdiri, ruku’, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, dan duduk tahiyyat.  Bacaan wajib dibaca ketika berdiri pun tujuh ayat: surat Al-Fatihah.

Bacaan yang wajib dibaca ketika duduk tahiyyat akhir juga ada tujuh: tahiyyat kepada Allah, salam kepada Rasulullah, doa keselamatan untuk hamba yang saleh, syahadat tauhid, syahadat rasul, shalawat kepada Nabi dan keluarganya, serta salam penutup.

Shalat dilakukan di atas bumi yang berlapis tujuh dan tujuh hari dalam seminggu. Shalat yang diterima akan naik ke langit yang berlapis tujuh diflucan tablets buy online. Sehingga selamat dari neraka yang berjumlah tujuh dan dimasukkan dalam surga yang berjumlah tujuh.

Walaupun surga berjumlah tujuh, tetapi pintunya berjumlah delapan. Pada saat sujud, yaitu  saat paling dekatnya seorang hamba pada Tuhannya, anggota badan yang disujudkan pun harus berupa yang dhahir (dahi, telapak tangan kanan, telapak tangan kiri, lutut kanan, lutut kiri, jari-jari kaki kanan, dan jari-jari kaki kiri) dan ditambah satu anggota badan yang batin, yaitu hati. Sehingga berjumlah delapan.

Dalam kitab Maulid Al-Barzanji disebutkan bahwa saat mi’raj, yaitu Rasulullah menerima perintah shalat lima waktu, beliau bertemu dengan delapan orang Nabi pada tujuh lapis langit. Pada langit pertama, Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam, pada langit kedua dengan Nabi Yahya dan Isa. Pada langit ketiga dengan Nabi Yusuf, di Langit keempat bertemu Nabi Idris, pada langit kelima dengan Nabi Harun, pada langit keenam dengan  Nabi Musa, dan pada langit ketujuh bertemu dengan Nabi Ibrahim.

Menurut saya bukunya terlalu tipis, untuk bisa merangkum semua pengajian dari Syaikhuna Maimoen Zubair. Bahkan sekali duduk bisa terlahap habis sampai halaman terakhir. Buku ini memberikan penjelasan yang begitu random.

Dalam buku ini dijelaskan tentang Bilangan Tujuh Dalam Shalat, Macam-macam Anugerah Ilahiyah, Cara ampuh menghindari maksiat, keindahan shalat, hubungan kekeluargan Nabi dan khalifah, Orang Alim bagai  Binatang Buas dan banyak lagi lainnya, serta di akhir Bab ada Kasidah Muhammadiyah.

Dengan membaca buku ini anda akan mendapat  ilmu dalam ilmu. Seringkali kita mengkaji dan mengaji bab yang sama, akan tetapi dari guru yang berbeda akan ada tambahan penjelasan pula (disinilah ada ilmu dalam ilmu).

Torehan ilmu dari KH. Maimoen Zubair memang menjadi Oase Bagi Jiwa yang beriman.